SMAN 2 Depok Bantah Diskriminasi Siswa Berkegiatan Rohani Kristen
Muhajirin
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 18:24 WIB
SMAN 2 Depok (foto: istimewa)
SMAN 2 Depok membantah pemberitaan terkait diskriminasi terhadap ekstrakurikuler (ekskul) Rohani Kristen (Rohkris) yang tidak diizinkan untuk berkegiatan di dalam ruangan. Kepala SMAN 2 Depok, Wawan Ridwan, menegaskan bahwa tidak ada diskriminasi terhadap siswa Kristen.
"Jadi foto yang beredar di media bahwa seakan-akan murid sedang duduk di selasar/pelataran/lorong karena tidak diberi ruangan untuk kegiatan, sebetulnya tidak sesuai dengan yang diberitakan," kata Wawan dalam keterangan resmi, Jumat (7/10/2022).
Wawan mengungkapkan kronologi kejadian sebenarnya. Di SMAN 2 Depok, setiap Jumat sebelum pembelajaran dimulai, sekira pukul 06.45 selalu diawali dengan kegiatan keagamaan dan penguatan karakter sesuai agama masing-masing. Kegiatan itu dibimbing oleh guru yang bersangkutan.
Baca Juga: Teladan Umar bin Khattab Lindungi Gereja dan Umat Kristiani di Al-Quds
Namun pada Kamis (29/9/2022), seragam siswa kelas X datang dan diletakkan di ruang multiguna. Seragam itu akan dibagikan pada Jumat pagi (30/9/2022). Namun karena ruang multiguna tak biaa digunakan, maka kegiatan Doa Pagi (Saat Teduh) bagi siswa Kristen dipindahkan ke ruang pertemuan lantai 2.
"Jadi foto yang beredar di media bahwa seakan-akan murid sedang duduk di selasar/pelataran/lorong karena tidak diberi ruangan untuk kegiatan, sebetulnya tidak sesuai dengan yang diberitakan," kata Wawan dalam keterangan resmi, Jumat (7/10/2022).
Wawan mengungkapkan kronologi kejadian sebenarnya. Di SMAN 2 Depok, setiap Jumat sebelum pembelajaran dimulai, sekira pukul 06.45 selalu diawali dengan kegiatan keagamaan dan penguatan karakter sesuai agama masing-masing. Kegiatan itu dibimbing oleh guru yang bersangkutan.
Baca Juga: Teladan Umar bin Khattab Lindungi Gereja dan Umat Kristiani di Al-Quds
Namun pada Kamis (29/9/2022), seragam siswa kelas X datang dan diletakkan di ruang multiguna. Seragam itu akan dibagikan pada Jumat pagi (30/9/2022). Namun karena ruang multiguna tak biaa digunakan, maka kegiatan Doa Pagi (Saat Teduh) bagi siswa Kristen dipindahkan ke ruang pertemuan lantai 2.