home global news

7 Tradisi Maulid Nabi di berbagai Negara, dari Eropa hingga Afrika

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 16:05 WIB
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Tarim, Yaman (foto: muslimhands.org.uk)
Rabi’ul Awal merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Umat Islam pada bulan ini merayakan maulid nabi dalam bentuk perayaan untuk menguatkan cinta kepada Rasulullah SAW.

Maulidsecara harfiah berarti kelahiran. Ini adalah istilah yang banyak digunakan dan dipahami seluruh dunia muslim saat ini. Maulid menjadi perayaan atas hadirnya manusia terbaik utusan terakhir Allah Ta’ala.

Maulid memang tidak dikenal pada masa Rasulullah, tapi masyarakat dunia sudah mempraktikkan tradisi ini sebagai bentuk ekspresi cinta kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini umumnya diisi pembacaan shalawat, ceramah sirah nabawiyah hingga saling berbagi makanan. Berikut ini tradisi maulid di beberapa negara:

1. Tunisia, Lebanon, dan Mesir



Tunisia, Lebanon, dan Mesir memiliki tradisi maulid yang hampir sama. Selain ceramah sirah nabawiyah, ada juga tradisi bagi-bagi permen kepada orang terkasih. Di Mesir, permen itu dibentuk sebagai ‘pengantin maulid’ yang diberikan suami kepada istri mereka.

Di Tunis, ibukota Tunisia, perayaan maulid Nabi dipopulerkan oleh Sultan Ahmad Bin Musthofa Pasha Bey. Ini sejalan dengan keterangan sejarawan terkemuka Ibnu Abi Dhiyaf di dalam kitabnya Ithafu Ahli al-Zaman.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
maulid nabi muhammad saw maulid nabi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya