Keistimewaan Salat 2 Rakaat sebelum Subuh, Jangan Skip
Mahmuda attar hussein
Senin, 10 Oktober 2022 - 06:30 WIB
ilustrasi salat sunnah 2 rakaat sebelum subuh. (Foto: iStock).
Keistimewaan salat 2 rakaat sebelum Subuh dikatakan lebih baik dari dunia dan seisinya. Seorang muslim dianjurkan jangan sampai skip ibadah sunnah ini.
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat mengatakan, salat sunah ini salah satu ibadah penting. Bahkan dalam kondisi tertentu sekali pun, beberapa hadis shahih menyebut masih boleh dikerjakan.
"Semisal Anda bangun terlambat sekalipun masih boleh mengerjakannya (2 rakaat sebelum Subuh)," kata Adi Hidayat dalam potongan ceramahnya di channel Kajian Islam Official dikutip Senin (10/10/2022).
Baca Juga: Shalat Sunnah Paling Utama, Hanya 2 Rakaat tapi Bernilai Besar
Salat sunah sebelum Subuh masuk dalam kategori shalat rawatib. Ibadah ini lebih afdol dilaksanakan di rumah. Namun bila rumah berdekatan dengan masjid atau mushala. Namun bila jauh, sebaiknya di masjid atau mushala.
Shalat sunnah 10 rakaat yang mu’akadah berdasar HR Muslim dari Ibnu Umar, Nabi mencontohkan mengerjakan shalat sunnah rawatib.
"Saya jaga (amalan) dari Rasulullah 10 rakaat shalat sunnah, yaitu: 2 rakaat sebelum Dzuhur dan 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat sesudah magrib dan 2 rakaat sesudah Isya, serta 2 rakaat sebelum Shubuh."
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat mengatakan, salat sunah ini salah satu ibadah penting. Bahkan dalam kondisi tertentu sekali pun, beberapa hadis shahih menyebut masih boleh dikerjakan.
"Semisal Anda bangun terlambat sekalipun masih boleh mengerjakannya (2 rakaat sebelum Subuh)," kata Adi Hidayat dalam potongan ceramahnya di channel Kajian Islam Official dikutip Senin (10/10/2022).
Baca Juga: Shalat Sunnah Paling Utama, Hanya 2 Rakaat tapi Bernilai Besar
Salat sunah sebelum Subuh masuk dalam kategori shalat rawatib. Ibadah ini lebih afdol dilaksanakan di rumah. Namun bila rumah berdekatan dengan masjid atau mushala. Namun bila jauh, sebaiknya di masjid atau mushala.
Shalat sunnah 10 rakaat yang mu’akadah berdasar HR Muslim dari Ibnu Umar, Nabi mencontohkan mengerjakan shalat sunnah rawatib.
"Saya jaga (amalan) dari Rasulullah 10 rakaat shalat sunnah, yaitu: 2 rakaat sebelum Dzuhur dan 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat sesudah magrib dan 2 rakaat sesudah Isya, serta 2 rakaat sebelum Shubuh."