LANGIT7.ID, Jakarta -
Shalat sunnah paling utama di antaranya shalat rawatib atau shalat yang mengiringi shalat fardhu. Salah satu yang bernilai besar ialah 2 rakaat sebelum Subuh.
Ibadah yang dikerjakan setelah adzan
Subuh ini merupakan shalat sunnah paling utama. Rasulullah sendiri menyebut, shalat 2 rakaat tersebut sangat bernilai besar.
"Dua rakaat shalat fajar lebih baik dari dunia seisinya."
Baca Juga: Keajaiban Sedekah Subuh, Ini Tata Cara Beramal meski dari RumahShalat sunnah paling utama ini sebetulnya lebih afdol dilaksanakan di rumah. Namun bila rumah berjauhan dari masjid atau mushalla, sebaiknya bergegas lah untuk untuk keutamaan shalat subuh berjamaahnya.
Shalat sunnah paling utama dalam sehari ada 10 rakaat. Semua shalat itu dinilai mu'akadah berdasar hadist riwayat Muslim dari Ibnu Umar, Nabi mencontohkan mengerjakan shalat sunnah rawatib.
"Saya jaga (amalan) dari Rasulullah 10 rakaat shalat sunnah, yaitu: 2 rakaat sebelum Dzuhur dan 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat sesudah magrib dan 2 rakaat sesudah Isya, serta 2 rakaat sebelum Shubuh."
Namun di beberapa riwayat lain, shalat sunnah yang mu'akadah berdasar hadist riwayat at-Tirmidzi dari Ummu Habibah, istri Nabi, Ummu Habibah, dikerjakan 12 rakaat.
"Tidaklah seorang muslim mendirikan shalat sunnah, ikhlas karena Allah, sebanyak 12 rakaat selain shalat fardhu, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga." (HR Muslim).
(bal)