Milenial Ini Sukses Kembangkan Pertanian Stroberi di Magelang
Mahmuda attar hussein
Senin, 16 Agustus 2021 - 21:30 WIB
Ilustrasi pertanian stroberi modren di Magelang. Foto: Langit7/Istock
Milenial asal Magelang ini sukses mengembangkan pertanian modern di desanya, Magelang. Berkat dari kerja kerasnya, ia mampu menyerap tenaga kerja sekitar rumahnya. Banyak tetangganya yang terbantu dengan pengembangan pertanian modern yang ia lakukan.
Ialah Ikhsanudin, muslim milenial yang memiliki pemikiran ke depan dalam bidang pertanian. Ia memutuskan untuk terjun ke dalam sektor pertanian di desa karena melihat adanya peluang ke depan yang cukup baik dari pertanian.
“Setelah lulus kuliah sempat saya terjun di dunia pendidikan dengan bekerja di sebuah lembaga bimbingan belajar selama empat tahun. Namun, sektor pertanian cukup menarik minat saya, sehingga saya terpikir untuk mengembangkan sektor pertanian di pedesaan,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Baca juga:Inovasi Tempe Unik, dari Berbentuk Pesawat hingga Kura-kura
Pertanian stroberi organik yang digelutinya ini tidak main-main. Ikhsan mengaku mengawali semua dengan melakukan riset matang dan menggandeng perguruan tinggi seperti, Universitas Diponegoro dan Universitas Gadjah Mada.
Keseriusannya dalam mengembangkan pertanian modern di desanya ini membuahkan hasil cukup menggembirakan. Pasalnya, kini ia telah memiliki tiga reseller di tiga kota besar yang membantu memasarkan hasil produk pertaniannya, yakni Yogyakarta, Semarang, dan Solo.
“Reseller saya ada yang ambil sendiri ke kebun dan ada yang kita kirimkan menggunakan kurir. Dengan adanya kurir otomatis saya sudah bisa mengurangi satu pengangguran di desa saya, belum lagi pekerja di kebun, marketing di perkotaan, bagi saya itu menariknya pertanian ketika dikembangkan,” tuturnya.
Ialah Ikhsanudin, muslim milenial yang memiliki pemikiran ke depan dalam bidang pertanian. Ia memutuskan untuk terjun ke dalam sektor pertanian di desa karena melihat adanya peluang ke depan yang cukup baik dari pertanian.
“Setelah lulus kuliah sempat saya terjun di dunia pendidikan dengan bekerja di sebuah lembaga bimbingan belajar selama empat tahun. Namun, sektor pertanian cukup menarik minat saya, sehingga saya terpikir untuk mengembangkan sektor pertanian di pedesaan,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Baca juga:Inovasi Tempe Unik, dari Berbentuk Pesawat hingga Kura-kura
Pertanian stroberi organik yang digelutinya ini tidak main-main. Ikhsan mengaku mengawali semua dengan melakukan riset matang dan menggandeng perguruan tinggi seperti, Universitas Diponegoro dan Universitas Gadjah Mada.
Keseriusannya dalam mengembangkan pertanian modern di desanya ini membuahkan hasil cukup menggembirakan. Pasalnya, kini ia telah memiliki tiga reseller di tiga kota besar yang membantu memasarkan hasil produk pertaniannya, yakni Yogyakarta, Semarang, dan Solo.
“Reseller saya ada yang ambil sendiri ke kebun dan ada yang kita kirimkan menggunakan kurir. Dengan adanya kurir otomatis saya sudah bisa mengurangi satu pengangguran di desa saya, belum lagi pekerja di kebun, marketing di perkotaan, bagi saya itu menariknya pertanian ketika dikembangkan,” tuturnya.