home edukasi & pesantren

Prinsip Dasar Pendidikan Al-Qur’an, Adab Paling Utama

Selasa, 17 Agustus 2021 - 05:36 WIB
Ilustrasi seorang santri sedang belajar Al-Quran kepada seorang Kiai (foto: langit7.id/istock)
Katib Syuriyah PBNU, KH Muhammad Afifudin Dimyathi, menjabarkan lima prinsip dasar dalam pendidikan Al-Qur’an yakni adab, metodologi, manajemen, prinsip waktu, dan guru atau pendidik. Lima prinsip dasar itu perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas pendidikan Al-Qur’an di tengah pandemi Covid-19.

Pertama, prinsip adab dalam mengaji. Orang belajar mengaji tidak hanya belajar Al-Qur’an seperti pendalaman makharijul huruf dan tajwid, tapi ada transformasi nilai-nilai Al-Qur’an



Dia mencontohkan pondok tahfidz yang selalu mengajarkan adab berpakaian, berbicara, antri, hingga membawa kitab. Adab-adab tersebut merupakan etika penting dalam proses belajar mengajar Al-Qur’an.

“Di era pandemi mungkin banyak hilang. Prinsip-prinsip sopan santun inilah yang harus tetap menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai kita mengabaikan proses ini, karena bagaimanapun juga, Al-Qur’an harus dibarengi dengan adab,” kata pria yang akrab disapa Gus Awis itu, dikutip dari laman resmi NU, Senin (16/8/2021).

Gus Awis mengutip sebuah hadits yang menerangkan bahwa akan datang suatu zaman yang terdapat banyak ahli, namun sedikit ulama. Pada zaman itu juga ilmu tercerabut. Banyak pembaca Al-Qur’an, tapi bacaanya tidak sampai kerongkong mereka.

“Saya tentu tidak berharap ini sudah terjadi pada zaman kita. Tetapi saya ingin yang terjadi hari ini adalah kebalikannya, sehingga tercipta al-fahmu dan nanti akan sampai pada taraf al-amal, maka di situlah letak adab ini bisa tercapai,” kata Gus Awis.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pendidikan islam adab mengajar al quran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya