Richard Tan, Mualaf Sukses Buka Restoran Dimsum
Ummu hani
Rabu, 19 Oktober 2022 - 09:00 WIB
Richard Tan, Mualaf Sukses Buka Restoran Dimsum. Foto: Istimewa.
Ada banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang berpindah agama. Mulai dari terbawa oleh lingkungan, ingin menikah, atau perjalanan spriritual lainnya.
Seperti cerita Richard Tan. Seorang pengusaha sukses di bidang makanan ini memiliki kisah unik selama perjalanannya berpindah agama.
Pada 2015, Richard menjadi mualaf karena ingin menikah dengan sang istri yang beragama Islam. Ia mengaku, selama hidupnya hanya memahami semua agama sama.
"Jadi saya masuk Islam karena hanya memahami semua agama sama. Di agama sebelumnya saya juga agama hanya di KTP saja, tidak memahami bagaimana ilmu agamanya," ucap Richard, saat menceritakan kisah hidupnya di kanal YouTube Dondy Tan, dikutip pada, Rabu (19/10/2022).
Baca Juga:Mantan Penginjil di Sleman Dapat Hidayah Usai Nonton Sinetron
Lalu pada 2018, Richard bercerita dirinya saat itu berada di titik terendah hidup. Tahun itu, usahanya menurun drastis hingga keadaan ekonominya terganggu. Beruntungnya, hidup Richard terbantu dari teman muslimnya.
"Jadi saya punya teman muslim yang hijrah, dulu belum taat ibadah lalu berubah menjadi orang yang rajin ibadah, seperti salat, zakat, dan sebagainya. Pada 2018 dia membantu saya menawari saya tempat untuk tinggal," ujarnya.
Seperti cerita Richard Tan. Seorang pengusaha sukses di bidang makanan ini memiliki kisah unik selama perjalanannya berpindah agama.
Pada 2015, Richard menjadi mualaf karena ingin menikah dengan sang istri yang beragama Islam. Ia mengaku, selama hidupnya hanya memahami semua agama sama.
"Jadi saya masuk Islam karena hanya memahami semua agama sama. Di agama sebelumnya saya juga agama hanya di KTP saja, tidak memahami bagaimana ilmu agamanya," ucap Richard, saat menceritakan kisah hidupnya di kanal YouTube Dondy Tan, dikutip pada, Rabu (19/10/2022).
Baca Juga:Mantan Penginjil di Sleman Dapat Hidayah Usai Nonton Sinetron
Lalu pada 2018, Richard bercerita dirinya saat itu berada di titik terendah hidup. Tahun itu, usahanya menurun drastis hingga keadaan ekonominya terganggu. Beruntungnya, hidup Richard terbantu dari teman muslimnya.
"Jadi saya punya teman muslim yang hijrah, dulu belum taat ibadah lalu berubah menjadi orang yang rajin ibadah, seperti salat, zakat, dan sebagainya. Pada 2018 dia membantu saya menawari saya tempat untuk tinggal," ujarnya.