Muhammadiyah resmi buka Mualaf Learning Center di Sekadau, Kalimantan Barat. Pusat pembinaan ini dampingi mualaf dari sisi agama, ekonomi, hingga sosial secara menyeluruh.
Perjalanan spiritual Mahershala Ali dari lingkungan pendeta hingga menjadi mualaf peraih Oscar menunjukkan sisi humanis Islam. Baginya, Ramadhan adalah momentum memperkuat koneksi batin yang sempat sunyi.
Lars, seorang mualaf di Norwegia Utara, membagikan pengalaman spiritualnya menjalani Ramadhan pertama di tengah fenomena Midnight Sun. Puasa hampir 22 jam sehari menjadi ujian ketahanan fisik dan mental yang luar biasa baginya.
Naoko, seorang wanita mualaf di Tokyo, membagikan kisah spiritualnya menjalani Ramadhan pertama. Ibadah puasa mengubah pandangannya terhadap makanan, mengajarkannya bersyukur atas setiap butir nasi yang dimakan.
Gwilym Pue membagikan pengalaman spiritualnya saat pertama kali melaksanakan ibadah puasa di wilayah utara Inggris. Tantangan durasi waktu yang panjang tidak menyurutkan tekadnya untuk mendalami Islam.
Clarence Seedorf merasakan pengalaman spiritual mendalam pada puasa Ramadhan pertamanya. Legenda AC Milan ini menilai ibadah puasa sebagai momen luar biasa untuk merasakan persaudaraan universal umat Islam.
Paul Pogba memaknai ibadah puasa pertamanya sebagai momen titik balik untuk mengevaluasi perjalanan karier dan kehidupan pribadinya. Ia rutin mengombinasikan puasa dengan ibadah umrah di Tanah Suci.
Nicolas Anelka memandang Ramadhan pertama sebagai fase transformasi yang sangat privat. Baginya, ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan cara memperbaiki hubungan batin dengan Sang Pencipta.
Pemain sepak bola profesional asal Jerman, Danny Blum, mengaku merasakan transformasi fisik yang signifikan saat menjalankan ibadah puasa pertamanya di tengah kompetisi yang padat. Tubuhnya terasa lebih ringan dan bersih.
Perjalanan mualaf William Webb bermula dari dunia malam hingga menjadi ulama terpandang. Puasa pertamanya menjadi titik balik saat dentuman musik berganti menjadi ketenangan di bawah lantunan imam.
Cendekiawan Amerika Serikat Nuh Ha Mim Keller mengawali langkah mualafnya dengan laku lapar yang transformatif. Baginya, Ramadhan pertama adalah pintu masuk menuju kedalaman tasawuf dan rahasia sunyi.
Ibrahim Hooper mengenang puasa pertamanya sebagai proses transformasi dari sekadar menahan lapar menjadi aksi advokasi. Direktur Komunikasi CAIR ini menilai Ramadhan sebagai alat pengasah kepedulian.
Thomas Ballantyne Irving mengenang puasa pertamanya sebagai proses intelektual yang mendalam. Baginya, menahan lapar adalah cara manusia menghargai kejernihan pikiran dan kedaulatan akal pemberian Tuhan.