Petrokimia Gresik Beralih Gunakan Listrik PLN 11,4 MW, Berhasil Tekan Biaya Hingga 12 Persen
Mahmuda attar hussein
Selasa, 17 Agustus 2021 - 19:30 WIB
Pabrik Petrokimia Gresik. Foto: Humas PLN
Demi meningkatkan keandalan pasokan, PT Petrokimia Gresik mempercayakan kebutuhan listrik sebesar 11,4 megawatt (MW) kepada PT PLN (Persero). Sebelumnya BUMN pupuk ini mengandalkan listrik dari pembangkit milik sendiri.
Hal ini tertuang dalam perjanjian kerja sama Program Captive Incentive sebesar kurang lebih 11,4 MW antara PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur dengan Petrokimia Gresik.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama sinergi BUMN ini. Berkat kerja sama dan program dari PLN ini, menurutnya Petrokimia Gresik dapat melakukan efisiensi biaya listrik hingga 12 persen.
“Bisa diturunkan total biaya listrik Petrokimia Gresik sampai 12%. Jadi sudah terlihat ini. Jadi kami yang banyak berterima kasih pada PLN sehingga sangat mendukung kami untuk efisiensi dan competitiveness” ujar Dwi, pada Senin (16/08/2021).
Baca juga:Hadirkan Listrik ke 7 Desa di Halmahera Utara, PLN Investasi Rp3,6 Miliar
Dwi menyebutkan ada dua hal yang menjadi keunggulan komparatif untuk program ini, yakni tersedianya energi listrik yang lebih andal dan efisien. Listrik menjadi energi utama bagi keberlangsungan operasi di Petrokimia Gresik yang memiliki luas wilayah sekitar 500 ha.
Petrokimia Gresik memiliki 31 pabrik yang terdiri dari 17 pabrik pupuk serta 14 lainnya pabrik bahan kimia yang mendukung pabrik pupuk. Pupuk yang dihasilkan menurutnya berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan nasional sehingga menyangkut hajat hidup masyarakat Indonesia.
Hal ini tertuang dalam perjanjian kerja sama Program Captive Incentive sebesar kurang lebih 11,4 MW antara PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur dengan Petrokimia Gresik.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama sinergi BUMN ini. Berkat kerja sama dan program dari PLN ini, menurutnya Petrokimia Gresik dapat melakukan efisiensi biaya listrik hingga 12 persen.
“Bisa diturunkan total biaya listrik Petrokimia Gresik sampai 12%. Jadi sudah terlihat ini. Jadi kami yang banyak berterima kasih pada PLN sehingga sangat mendukung kami untuk efisiensi dan competitiveness” ujar Dwi, pada Senin (16/08/2021).
Baca juga:Hadirkan Listrik ke 7 Desa di Halmahera Utara, PLN Investasi Rp3,6 Miliar
Dwi menyebutkan ada dua hal yang menjadi keunggulan komparatif untuk program ini, yakni tersedianya energi listrik yang lebih andal dan efisien. Listrik menjadi energi utama bagi keberlangsungan operasi di Petrokimia Gresik yang memiliki luas wilayah sekitar 500 ha.
Petrokimia Gresik memiliki 31 pabrik yang terdiri dari 17 pabrik pupuk serta 14 lainnya pabrik bahan kimia yang mendukung pabrik pupuk. Pupuk yang dihasilkan menurutnya berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan nasional sehingga menyangkut hajat hidup masyarakat Indonesia.