Bantuan Atasi Pandemi Rp943 M dari New York Tiba Saat HUT RI
Ajeng ritzki
Selasa, 17 Agustus 2021 - 20:31 WIB
Pesawat kargo Citilink di Bandara Soekarno Hatta Foto: Humas Citilink
Indonesia menerima donasi dan bantuan alat-alat kesehatan untuk penanganan pandemi Covid-19 dari pemerintah Amerika Serikat (AS), khususnya kota New York. Bantuan tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, hari ini, Selasa (17/8) bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-76.
Sejumlah bantuan AS untuk memerangi Covid di antaranya donasi 8 juta dosis vaksin, 1.000 ventilator dan menyediakan lebih dari US$ 65 juta atau setara dengan Rp 943 miliar (kurs Rp 14.500/US$) dalam asistensi penanganan Covid 19 di Indonesia.
"Hari ini kita mendapat dukungan dari pemerintah AS yang mengirimkan bantuan alat-alat kesehatan [alkes] dan hari ini pas 17 Agustus," kata Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN, dalam konferensi pers langsung disiarkan lewat akun Youtube Sekretariat Negara, Selasa siang ini (17/8/2021).
Hadir dalam acara tersebut Menteri BUMN Erick Thohir, Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia Sung Y. Kim, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, Cecep Herawan, Sekretariat Jenderal Kementerian Luar Negeri dan Askolani, perwakilan Direktur Jenderal Bea dan Cukai.
"Saya merasa terhormat di sini bersama bapak Erick Thohir, bapak Budi Karya dan Bapak Sekjen Kemenlu. Saya ingin mengucapkan terimakasih ke Bapak Erick atas inisiatif dan kepemimpinan, hingga menginspirasi kota New York untuk menyumbangkan 150 ventilator untuk membantu menyelamatkan orang dari Covid-19 di Indonesia," kata Dubes AS Sung Kim, dalam pidatonya.
"Saya juga senang bisa hadir bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang memiliki peran penting dalam memastikan persediaan medis yang dibutuhkan oleh para pekerja garis depan di Indonesia, dan ucapan terima kasih khusus ke bapak Wamen BUMN bapak Mansury atas peran yang luar biasa," katanya.
Dia menjelaskan, peristiwa penting hari ini, yakni pesawat Citilink berjenis Airbus mengirimkan ventilator dari AS dan merupakan penerbangan langsung pertama dari AS ke Indonesia dalam lebih dari 20 tahun dan ini membuktikan kemitraan antara AS dan Indonesia terbukti kokoh dan gesit.
Sejumlah bantuan AS untuk memerangi Covid di antaranya donasi 8 juta dosis vaksin, 1.000 ventilator dan menyediakan lebih dari US$ 65 juta atau setara dengan Rp 943 miliar (kurs Rp 14.500/US$) dalam asistensi penanganan Covid 19 di Indonesia.
"Hari ini kita mendapat dukungan dari pemerintah AS yang mengirimkan bantuan alat-alat kesehatan [alkes] dan hari ini pas 17 Agustus," kata Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN, dalam konferensi pers langsung disiarkan lewat akun Youtube Sekretariat Negara, Selasa siang ini (17/8/2021).
Hadir dalam acara tersebut Menteri BUMN Erick Thohir, Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia Sung Y. Kim, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, Cecep Herawan, Sekretariat Jenderal Kementerian Luar Negeri dan Askolani, perwakilan Direktur Jenderal Bea dan Cukai.
"Saya merasa terhormat di sini bersama bapak Erick Thohir, bapak Budi Karya dan Bapak Sekjen Kemenlu. Saya ingin mengucapkan terimakasih ke Bapak Erick atas inisiatif dan kepemimpinan, hingga menginspirasi kota New York untuk menyumbangkan 150 ventilator untuk membantu menyelamatkan orang dari Covid-19 di Indonesia," kata Dubes AS Sung Kim, dalam pidatonya.
"Saya juga senang bisa hadir bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang memiliki peran penting dalam memastikan persediaan medis yang dibutuhkan oleh para pekerja garis depan di Indonesia, dan ucapan terima kasih khusus ke bapak Wamen BUMN bapak Mansury atas peran yang luar biasa," katanya.
Dia menjelaskan, peristiwa penting hari ini, yakni pesawat Citilink berjenis Airbus mengirimkan ventilator dari AS dan merupakan penerbangan langsung pertama dari AS ke Indonesia dalam lebih dari 20 tahun dan ini membuktikan kemitraan antara AS dan Indonesia terbukti kokoh dan gesit.