ACT Luncurkan Aplikasi Indonesia Dermawan 2.0 di 76 Tahun Kemerdekaan
Redaksi
Selasa, 17 Agustus 2021 - 22:30 WIB
Peluncuran Aplikasi Indonesia Dermawan 2.0 oleh Aksi Cepat Tanggap (foto: ACT)
Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-76, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan aplikasi Indonesia Dermawan 2.0. Melalui aplikasi ini, ACT berikhtiar memfasilitasi kedermawan masyarakat Indonesia yang tanpa batas dalam menggaungkan aksi-aksi kemanusiaan.
Sebelumnya, Indonesia Dermawan dicetuskan sebagai gerakan menghadirkan kedermawanan dalam setiap denyut nadi masyarakat Indonesia. Kini, dua tahun kemudian, berawal dari sebuah gerakan, Indonesia Dermawan bertransformasi menjadi platform berbasis web dan aplikasi.
CEO Indonesia Dermawan, Wahyu Ramadhan Wijanarko menjelaskan, pada momen kemerdekaan Indonesia ini, Indonesia Dermawan 2.0 menjadi sebuah wadah yang harus dijaga dan diisi dengan aksi kedermawanan. Sebab, di HUT-nya yang ke-76, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum merdeka dari belenggu permasalahan sosial.Dari mulai kemiskinan, hingga kesulitan mendapat akses ke fasilitas kesehatan dan fasilitas pendidikan yang layak.
"Masih banyak masyarakat yang sangat butuh uluran kedermawanan kita. Terutama saat pandemi ini merebak. Banyak orang-orang mengalami PHK. Banyak juga para pelaku UMKM yang mengibarkan bendera putih. Mereka tak lagi kuat menanggung permasalahan dan kerugian selama pandemi. Oleh karena itu, saatnya Indonesia Dermawan 2.0 menjadi solusi penyelamatan kehidupan bangsa. Melalui aneka ragam aksi kedermawanan, kita bisa mengambil langkah nyata untuk mengisi kemerdekaan saat ini," ujar Wahyu dalam peluncuran Aplikasi Indonesia Dermawan di kantor ACT, Selasa (17/8/2021).
Wahyu mengungkapkan, aplikasi Indonesia Dermawan memiliki berbagai kategori pemenuhan kebutuhan aksi kedermawanan. Dari mulai wakaf, zakat, pangan, hingga bantuan untuk korban bencana alam. Saat ini, Indonesia Dermawan memiliki 8.882 campaign yang terbagi dalam belasan kategori.
Dalam satu tahun sebelas bulan terakhir, ada lebih dari 1,2 juta transaksi di Indonesia Dermawan. Tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, ada juga kategori untuk membantu mereka yang dilanda krisis kemanusiaan di negara lain.
Lebih lanjut, Wahyu menerangkan, Indonesia Dermawan memiliki berbagai metode yang dapat dipilih donatur untuk setiap sedekahnya. Nantinya, dalam aplikasi tersebut juga dapat mengetahui informasi terkini mengenai implementasi berbagai program kemanusiaan yang telah dijalankan.
Sebelumnya, Indonesia Dermawan dicetuskan sebagai gerakan menghadirkan kedermawanan dalam setiap denyut nadi masyarakat Indonesia. Kini, dua tahun kemudian, berawal dari sebuah gerakan, Indonesia Dermawan bertransformasi menjadi platform berbasis web dan aplikasi.
CEO Indonesia Dermawan, Wahyu Ramadhan Wijanarko menjelaskan, pada momen kemerdekaan Indonesia ini, Indonesia Dermawan 2.0 menjadi sebuah wadah yang harus dijaga dan diisi dengan aksi kedermawanan. Sebab, di HUT-nya yang ke-76, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum merdeka dari belenggu permasalahan sosial.Dari mulai kemiskinan, hingga kesulitan mendapat akses ke fasilitas kesehatan dan fasilitas pendidikan yang layak.
"Masih banyak masyarakat yang sangat butuh uluran kedermawanan kita. Terutama saat pandemi ini merebak. Banyak orang-orang mengalami PHK. Banyak juga para pelaku UMKM yang mengibarkan bendera putih. Mereka tak lagi kuat menanggung permasalahan dan kerugian selama pandemi. Oleh karena itu, saatnya Indonesia Dermawan 2.0 menjadi solusi penyelamatan kehidupan bangsa. Melalui aneka ragam aksi kedermawanan, kita bisa mengambil langkah nyata untuk mengisi kemerdekaan saat ini," ujar Wahyu dalam peluncuran Aplikasi Indonesia Dermawan di kantor ACT, Selasa (17/8/2021).
Wahyu mengungkapkan, aplikasi Indonesia Dermawan memiliki berbagai kategori pemenuhan kebutuhan aksi kedermawanan. Dari mulai wakaf, zakat, pangan, hingga bantuan untuk korban bencana alam. Saat ini, Indonesia Dermawan memiliki 8.882 campaign yang terbagi dalam belasan kategori.
Dalam satu tahun sebelas bulan terakhir, ada lebih dari 1,2 juta transaksi di Indonesia Dermawan. Tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, ada juga kategori untuk membantu mereka yang dilanda krisis kemanusiaan di negara lain.
Lebih lanjut, Wahyu menerangkan, Indonesia Dermawan memiliki berbagai metode yang dapat dipilih donatur untuk setiap sedekahnya. Nantinya, dalam aplikasi tersebut juga dapat mengetahui informasi terkini mengenai implementasi berbagai program kemanusiaan yang telah dijalankan.