Tiga pemuka agama dari komunitas Islam, Kristen, dan Hindu secara bergiliran memanjatkan doa menyampaikan rasa syukur atas nikmat dan rahmat kemerdekaan Indonesia.
Rektor Institut Agama Islam Al Falah Assuniyyah (Inaifas) Jember, Gus Rijal Mumazziq Z, mengatakan, generasi saat patut bersyukur karena keamanan dan ketertiban usai Indonesia merdeka bisa dijalankan dengan baik, meski ada kekurangan di sana sini.
Momen HUT ke-76 RI menjadi momentum kebangkitan Indonesia. Bagi ummat Islam, kebangkitan itu harus dimulai dari masjid dan mencintai rumah Allah tersebut.
Masjid Raya Baiturahman Aceh menjadi latar pemain sepak bola Mesut Ozil mengucapkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Ucapan ini diunggah di akun Instagramnya.
Ozil mengucapkan HUT RI dengan memposting gambar dirinya sedang berdoa di depan masjid. Yang membuat takjub adalah ia menulis ucapan dan doa tersebut dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Rektor Institut Agama Islam Al Falah Assunniyah (INAIFAS) Jember Gus Rijal Mumazziq Z, M.HI menegaskan bahwa hormat kepada bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sama sekali bukan perbuatan syirik. Justru hal itu adalah bentuk syukur kepada Allah SWT.
Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari punya andil sangat besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang masih amat rapuh ketika itu. Salah satunya adalah dengan memberikan fatwa resolusi jihad untuk membela tanah air.
Para santri menanam 76 biji pala di kompleks pesantren sebagai manifestasi rasa syukur. Penyemaian itu juga memiliki landasan historis dan filosofisnya tersendiri.
Kondisi yang terbatas serta Pandemi Covid-19 tidak membatasi para santri dan guru dari Pesantren Hidayatush Sholihin Tuban untuk memperingati hari kemerdekaan dengan penuh khidmat.
Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Pengajian Ahad Pagi Bersama (PAPB) Palebon Semarang memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia dengan cara menyuguhkan 76 tumpeng, usai menggelar upacara pada Selasa (17/8) di sekolah.