PDPI menegaskan pentingnya standarisasi pemeriksaan spirometri untuk deteksi dini PPOK dan hipertensi pulmoner. Dua dokter spesialis paru menjelaskan perlunya kolaborasi parujantung dan penggunaan pemeriksaan modern seperti DLCO, 6MWT, CT-scan, dan echocardiography.
PDPI mengingatkan bahwa sesak napas bukan gejala biasa karena bisa menjadi tanda awal PPOK atau hipertensi pulmoner. Dua penyakit mematikan ini sering terlambat terdiagnosis. Kenali gejala, risiko, dan pentingnya deteksi dini.
PDPI memperingatkan lonjakan ancaman PPOK di Indonesia akibat tingginya angka merokok, polusi udara, dan minimnya akses spirometri. Para pakar paru menegaskan pentingnya deteksi dini serta kolaborasi nasional untuk mencegah meningkatnya kasus penyakit paru kronik.
Dua pakar PDPI, Prof. Bintang Y.M. Sinaga dan Dr. Fathiyah Isbaniah, menegaskan bahwa vape tidak lebih aman dari rokok. Keduanya sama-sama berisiko tinggi menyebabkan pneumonia dan infeksi paru. Masyarakat diimbau menjaga kebersihan, berhenti merokok, dan rutin vaksinasi untuk mencegah penyakit paru.
Ahli PDPI menegaskan pencegahan pneumonia tak cukup dengan obat. Diperlukan pendekatan holistik mencakup vaksinasi, nutrisi, udara bersih, serta perlindungan bagi pasien imunokompromais.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyerukan gerakan nasional menjaga kesehatan paru pada Hari Kesehatan Nasional ke-61 dan Hari Pneumonia Sedunia 2025. Dr. Alfian Nur Rosyid dan dr. Heidy Agustin menegaskan pentingnya imunisasi, udara bersih, serta kolaborasi untuk cegah pneumonia di Indonesia.