Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pesantren Jatinom Blitar Tanam Pala Peringati Kemerdekaan, Kenang Dakwah Sang Kiai di Banda Naira

Muhajirin Rabu, 18 Agustus 2021 - 08:15 WIB
Pesantren Jatinom Blitar Tanam Pala Peringati Kemerdekaan, Kenang Dakwah Sang Kiai di Banda Naira
Santri Ponpes Salafiyah An-Nahdliyyah Maftahul Uluum Jatinom Blitar menanam pala peringati kemerdekaan sekaligus kenang dakwah Sang Kiai saat diasingkan di Banda Naira (foto: Dok Ponpes Jatinom)
LANGIT7.ID, Blitar - Pesantren Salafiyyah An-Nahdliyyah Maftahul ‘Uluum, Jatinom, Blitar, Jawa Timur memiliki cara unik dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-76 pada Selasa (17/8/2021). Para santri menanam 76 biji pala di kompleks pesantren sebagai manifestasi rasa syukur. Penyemaian itu juga memiliki landasan historis dan filosofisnya tersendiri.

Putra pengasuh pesantren, Gus Ahmad Khubby Aly, menerangkan, pemilihan bibit pala tidak lain atas jasa dan perjuangan pendiri Pondok Pesantren Maftahul Uluum Jatinom, KH Mohammad Imam Bukhori, dan putranya KH Mohammad Shofwan. Keduanya adalah pejuang kemerdekaan. Mereka melawan kolonial Belanda yang pada akhirnya ditangkap dan diasingkan di Banda Naira selama 10 tahun.

Di Pulau Banda Naira, Maluku, keduanya menjadi tahanan politik, seangkatan dengan Bung Hatta, Dr Sjahrir, dr Tjipto Mangunkusumo, dan Iwa Kusuma Sumantri.

Selama itu perjuangan KH Mohammad Bukhori terus berjalan, termasuk menyiarkan pendidikan keagamaan di Banda Naira hingga kepulangannya dari pengasingan pada 1938.

Sepulang dari Banda Naira, KH Imam Bukhori membawa bibit pala, lalu ditanam dan tumbuh hingga kini di halaman pesantren. Hal itu yang mengilhami pengurus pesantren menanam biji pala pada peringatan hari kemerdekaan RI.

“Agar semangat perjuangan terus dijaga dan dakwah santri terus mewangi di tengah-tengah masyarakat, sebagaimana fuli atau bunga selaput pala yang harum semerbak,” kata Gus Ahmad.

Sebelum penanaman, pesantren tertua itu menyelenggarakan upacara bendera 17 Agustus yang diikuti seluruh santri. Upacara tersebut berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Upacara diikuti 250 santri dan seluruh ustadz-ustadzah, peserta pria tetap menggunakan sarung sebagai identitas.
Baca: Meski dalam Kesederhanaan, Pesantren Ini Gelar Upacara Bendera Penuh Khidmat

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)