Atap SD Muhammadiyah di Gunungkidul Ambruk, 1 Siswa Meninggal Dunia
Muhajirin
Rabu, 09 November 2022 - 19:20 WIB
Atap SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul ambruk (foto: istimewa)
Seorang siswa meninggal dunia akibat tiga atap ruangan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Bogor, Kapanewon Playen, Gunungkidul, DI Yogyakarta ambruk. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (8/11/2022).
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah, Fauzi, siswa SD Muhammadiyah Bogor Playen akibat rubuhnya atap sekolah, di ICU RSUD Wonosari Gunungkidul, DIY, 08.11.22. Alm sedangg mengikuti tahfizhul Qur'an saat tertimpa baja ringan dan serpihan genteng,” kata Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah, R Alpha Amirrachman melalui akun twitternya, Rabu (9/11/2022).
Alpha menyebut dua kemungkinan penyebab atap SD Muhammadiyah Bogor ambruk. Pertama, baja ringan yang digunakan tidak bisa menahan atap genteng yang terbuat dari tanah. Kedua, curah hujan yang lebat di daerah Yogyakarta.
Baca Juga: 6 Tragedi Kematian Massal di Seluruh Dunia Selama Oktober 2022
“Konstruksinya yang juga tidak pas, baja ringan sepertinya tidak kuat menyangga genteng tanah, ditambah curah hujan yg sangat lebat kemarin di Yogya,” kata Alpha.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah, Fauzi, siswa SD Muhammadiyah Bogor Playen akibat rubuhnya atap sekolah, di ICU RSUD Wonosari Gunungkidul, DIY, 08.11.22. Alm sedangg mengikuti tahfizhul Qur'an saat tertimpa baja ringan dan serpihan genteng,” kata Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah, R Alpha Amirrachman melalui akun twitternya, Rabu (9/11/2022).
Alpha menyebut dua kemungkinan penyebab atap SD Muhammadiyah Bogor ambruk. Pertama, baja ringan yang digunakan tidak bisa menahan atap genteng yang terbuat dari tanah. Kedua, curah hujan yang lebat di daerah Yogyakarta.
Baca Juga: 6 Tragedi Kematian Massal di Seluruh Dunia Selama Oktober 2022
“Konstruksinya yang juga tidak pas, baja ringan sepertinya tidak kuat menyangga genteng tanah, ditambah curah hujan yg sangat lebat kemarin di Yogya,” kata Alpha.