Muhadjir Effendy Dorong KUA Ikut Bantu Turunkan Stunting
Arif purniawan
Kamis, 10 November 2022 - 11:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat melakukan kunjungan ke Temanggung (foto: istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong KUA untuk ikut membantu pemerintah menurunkan jumlah penderitastunting. Selain itu juga meningkatkan taraf belajar anak dan mencegah perkawinan usia dini.
Berdasarkan laporan BPS, stunting di Indonesia berada di angka 24,4 %. Instruksi dari Presiden Joko Widodo di tahun 2024 target angka stunting minimal harus sudah di angka 14%.
“Sekarang sudah ada instruksi Presiden yang khusus mengafirmasi semua kementerian dan lembaga terkait dan juga organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan untuk terlibat secara langsung mengkeroyok masalah stunting ini agar segera tuntas, termasuk yang ada di Kabupaten Temanggung,” Muhadjir Effendy dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Temangggung, dikutip Kamis (10/11/2022).
Baca juga:Gerindra Dukung Pernyataan Jokowi Minta Parpol Jaga Rivalitas Sehat
Menko PMK menyebut, angka stunting di Kabupaten Temanggung masih relatif tinggi yaitu di angka 20,25%, sehingga perlu usaha maksimal untuk mencapai target 14% di tahun 2024.
“Tadi Pak Bupati sudah siap untuk kerja keras mengejar target sampai 14% minimum di tahun 2024, dan kita sisir mulai dari faktor yang paling dasar, yaitu menyelamatkan atau menyehatkan remaja-remaja yang nanti akan menjadi ibu rumah tangga. Tadi kita di SMK menggelar contoh pembagian pil tambah darah untuk remaja putri,” ucapnya.
Menko PMK menekankan bahwa pil tambah darah akan dibagikan secara rutin dan berkesinambungan di Kabupaten Temanggung. Hal tersebut dilaksanakan guna menyelamatkan remaja dari kekurangan darah yang bisa berdampak fatal terhadap kesehatan perkembangan rahim.
Berdasarkan laporan BPS, stunting di Indonesia berada di angka 24,4 %. Instruksi dari Presiden Joko Widodo di tahun 2024 target angka stunting minimal harus sudah di angka 14%.
“Sekarang sudah ada instruksi Presiden yang khusus mengafirmasi semua kementerian dan lembaga terkait dan juga organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan untuk terlibat secara langsung mengkeroyok masalah stunting ini agar segera tuntas, termasuk yang ada di Kabupaten Temanggung,” Muhadjir Effendy dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Temangggung, dikutip Kamis (10/11/2022).
Baca juga:Gerindra Dukung Pernyataan Jokowi Minta Parpol Jaga Rivalitas Sehat
Menko PMK menyebut, angka stunting di Kabupaten Temanggung masih relatif tinggi yaitu di angka 20,25%, sehingga perlu usaha maksimal untuk mencapai target 14% di tahun 2024.
“Tadi Pak Bupati sudah siap untuk kerja keras mengejar target sampai 14% minimum di tahun 2024, dan kita sisir mulai dari faktor yang paling dasar, yaitu menyelamatkan atau menyehatkan remaja-remaja yang nanti akan menjadi ibu rumah tangga. Tadi kita di SMK menggelar contoh pembagian pil tambah darah untuk remaja putri,” ucapnya.
Menko PMK menekankan bahwa pil tambah darah akan dibagikan secara rutin dan berkesinambungan di Kabupaten Temanggung. Hal tersebut dilaksanakan guna menyelamatkan remaja dari kekurangan darah yang bisa berdampak fatal terhadap kesehatan perkembangan rahim.