Sukseskan Revolusi Industri 4.0, Indonesia Siap Usung Proyek Lighthouse
Andi Muhammad
Jum'at, 11 November 2022 - 20:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: dok. Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pemerintah siap mensukseskan Revolusi Industri 4.0. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu mengusung proyek 'Lighthouse'.
Menurut Airlangga, beberapa perusahaan multinasional di Indonesia telah ditunjuk sebagai percontohan global lighthouse di World Economic Forum (WEF). "Indonesia siap mengusung sejumlah lighthouse projects sebagai wujud konkret dalam implementasi Revolusi Industri 4.0 secara inklusif di ASEAN," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (11/11/2022).
Airlangga menuturkan, pada tataran bilateral, Indonesia telah mengimplementasikan kerja sama pembayaran digital Quick Response (QR) Code lintas negara. Sebagai metode pembayaran, QR dinilai kian berkembang secara luas.
Baca Juga:Gelar Kompetisi Sains Madrasah, Menag: Siswa Perlu Bekal di Era 5.0
Selain itu, wilayah ASEAN pun ke depannya didorong untuk memanfaatkan fasilitasi teknologi kode QR secara menyeluruh. Karena transaksi pembayaran melalui QR lebih mudah dan effesien.
"Indonesia akan terus memajukan agenda pemulihan dan integrasi ekonomi ASEAN di tengah arus transformasi digital. Utamanya dalam integrasi sektor keuangan," ujar Airlangga.
Terkaitdengan penyelesaian ASEAN Digital Economic Framework (DEFA), Indonesia mendukung penuh implementasinya di tahun depan. Airlangga menegaskan bahwa Indonesia siap mendorong penyelesaian studi DEFA dan mulai dinegosiasikan pada tahun 2023.
Menurut Airlangga, beberapa perusahaan multinasional di Indonesia telah ditunjuk sebagai percontohan global lighthouse di World Economic Forum (WEF). "Indonesia siap mengusung sejumlah lighthouse projects sebagai wujud konkret dalam implementasi Revolusi Industri 4.0 secara inklusif di ASEAN," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (11/11/2022).
Airlangga menuturkan, pada tataran bilateral, Indonesia telah mengimplementasikan kerja sama pembayaran digital Quick Response (QR) Code lintas negara. Sebagai metode pembayaran, QR dinilai kian berkembang secara luas.
Baca Juga:Gelar Kompetisi Sains Madrasah, Menag: Siswa Perlu Bekal di Era 5.0
Selain itu, wilayah ASEAN pun ke depannya didorong untuk memanfaatkan fasilitasi teknologi kode QR secara menyeluruh. Karena transaksi pembayaran melalui QR lebih mudah dan effesien.
"Indonesia akan terus memajukan agenda pemulihan dan integrasi ekonomi ASEAN di tengah arus transformasi digital. Utamanya dalam integrasi sektor keuangan," ujar Airlangga.
Terkaitdengan penyelesaian ASEAN Digital Economic Framework (DEFA), Indonesia mendukung penuh implementasinya di tahun depan. Airlangga menegaskan bahwa Indonesia siap mendorong penyelesaian studi DEFA dan mulai dinegosiasikan pada tahun 2023.