Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo Simbol Persahabatan UEA-Indonesia
Arif purniawan
Selasa, 15 November 2022 - 04:00 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Bin Zayed Al-Nahyan saat meresmikan Masjid Sheikh Zayed di Solo (Foto: Kemenag RI))
Masjid Raya Sheikh Zayed diresmikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Bin Zayed Al-Nahyan, Senin (14/11). Peresmian masjid ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo dan Pangeran Zayed.
Masjid Raya Sheikh Zayed merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Masjid tersebut merupakan Hadiah dari Presiden Uni Emirates Arab Mohamed Bin Zayed Al-Nahyan untuk Indonesia.
Usai menandatangani prasasti, kedua kepala negara ini menanam pohon Sala di area Masjid, sebagai bentuk simbol persahabatan kedua negara.
Baca juga:Ganjar: Corak Masjid Raya Sheikh Zayed Simpel dan Tidak Bertele-tele
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap Masjid Raya Sheikh Zayed di Surakarta dapat menjadi tempat pengembangan dunia keislaman di Indonesia bahkan dunia.
“Ini masjid yang sangat indah. Saya berharap masjid ini mampu memberikan kontribusi bagi umat dalam pengembangan keislaman yang rahmatan lil alamin,” terang Menag di Surakarta.
“Selain itu, semoga (masjid ini) mampu membantu meningkatkan kualitas kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia khususnya Solo, dengan kegiatan-kegiatan produktif ke depannya,” imbuhnya.
Masjid Raya Sheikh Zayed merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Masjid tersebut merupakan Hadiah dari Presiden Uni Emirates Arab Mohamed Bin Zayed Al-Nahyan untuk Indonesia.
Usai menandatangani prasasti, kedua kepala negara ini menanam pohon Sala di area Masjid, sebagai bentuk simbol persahabatan kedua negara.
Baca juga:Ganjar: Corak Masjid Raya Sheikh Zayed Simpel dan Tidak Bertele-tele
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap Masjid Raya Sheikh Zayed di Surakarta dapat menjadi tempat pengembangan dunia keislaman di Indonesia bahkan dunia.
“Ini masjid yang sangat indah. Saya berharap masjid ini mampu memberikan kontribusi bagi umat dalam pengembangan keislaman yang rahmatan lil alamin,” terang Menag di Surakarta.
“Selain itu, semoga (masjid ini) mampu membantu meningkatkan kualitas kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia khususnya Solo, dengan kegiatan-kegiatan produktif ke depannya,” imbuhnya.