Ma'ruf Amin Minta KAHMI Jaga Keislaman, Keindonesiaan dan Keumatan
Hasanah syakim
Kamis, 17 November 2022 - 17:37 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat bertemu dengan perwakilan KAHMI (foto: biro pers istana)
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk bersama-sama menjaga keisalaman, keindonesiaan serta keumatan.
Menurut Ma'ruf Amin, keislaman dilihat dari bagaimana menjaga agama, ada yang menjaga agama dengan keras, terlalu lemah. Sehingga bagaimana bisa menjaga dengan baik supaya menjadi proporsional.
“Kita juga mempunyai kesepakatan antara agama dan negara, jangan sampai muncul kepahaman yang membenturkan kembali. Saya kira ini menjadi bagian yang harus dipahami oleh generasi muda,” kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya dikutip Kamis (17/11/2022).
Baca juga:Pemuka Agama dari Seluruh Dunia Hadiri World Peace Forum di Surakarta
Lebih lanjut Ma'ruf Amin menuturkan bahwa upaya menjaga agama Islam bukan hanya untuk kepentingan nasional, melainkan juga untuk kepentingan global.
Hal tersebut sebagaimana yang pernah dibahas bersama dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohammed Bin Zayed dalam kunjungannya ke Timur Tengah yang lalu.
“Oleh karena itu, kita harus menjaga (agama Islam) bukan hanya untuk nasional, tapi juga global. Di sisi lain kan juga ada yang fobia terhadap Islam. Ini harus dijaga oleh seluruh ormas Islam,” tegasnya.
Menurut Ma'ruf Amin, keislaman dilihat dari bagaimana menjaga agama, ada yang menjaga agama dengan keras, terlalu lemah. Sehingga bagaimana bisa menjaga dengan baik supaya menjadi proporsional.
“Kita juga mempunyai kesepakatan antara agama dan negara, jangan sampai muncul kepahaman yang membenturkan kembali. Saya kira ini menjadi bagian yang harus dipahami oleh generasi muda,” kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya dikutip Kamis (17/11/2022).
Baca juga:Pemuka Agama dari Seluruh Dunia Hadiri World Peace Forum di Surakarta
Lebih lanjut Ma'ruf Amin menuturkan bahwa upaya menjaga agama Islam bukan hanya untuk kepentingan nasional, melainkan juga untuk kepentingan global.
Hal tersebut sebagaimana yang pernah dibahas bersama dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohammed Bin Zayed dalam kunjungannya ke Timur Tengah yang lalu.
“Oleh karena itu, kita harus menjaga (agama Islam) bukan hanya untuk nasional, tapi juga global. Di sisi lain kan juga ada yang fobia terhadap Islam. Ini harus dijaga oleh seluruh ormas Islam,” tegasnya.