LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres)
KH Ma'ruf Amin meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (
KAHMI) untuk bersama-sama menjaga keisalaman, keindonesiaan serta keumatan.
Menurut Ma'ruf Amin, keislaman dilihat dari bagaimana menjaga agama, ada yang menjaga agama dengan keras, terlalu lemah. Sehingga bagaimana bisa menjaga dengan baik supaya menjadi proporsional.
“Kita juga mempunyai kesepakatan antara agama dan negara, jangan sampai muncul kepahaman yang membenturkan kembali. Saya kira ini menjadi bagian yang harus dipahami oleh generasi muda,” kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya dikutip Kamis (17/11/2022).
Baca juga: Pemuka Agama dari Seluruh Dunia Hadiri World Peace Forum di Surakarta Lebih lanjut Ma'ruf Amin menuturkan bahwa upaya menjaga agama Islam bukan hanya untuk kepentingan nasional, melainkan juga untuk kepentingan global.
Hal tersebut sebagaimana yang pernah dibahas bersama dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohammed Bin Zayed dalam kunjungannya ke Timur Tengah yang lalu.
“Oleh karena itu, kita harus menjaga (agama Islam) bukan hanya untuk nasional, tapi juga global. Di sisi lain kan juga ada yang fobia terhadap Islam. Ini harus dijaga oleh seluruh ormas Islam,” tegasnya.
Ma'ruf Amin juga berharap terkait keumatan atau kenegaraanagar para kader KAHMI dapat membantu mempercepat pembagunan nasional, terutama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Tinggal 23 tahun. Kalau tidak ada akselerasi, saya kira, bisa tidak tercapai. Kita perlu SDM andal dan pemimpin yang transformatif, inovatif, dan visioner,” ungkap Ma'ruf Amin.
Baca juga: Haedar Nashir: Calon Presiden Harus Paham Sejarah Bangsa Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional
KAHMI, Ahmad Doly Kurnia Tandjung menyampaikan undangan kepada Wapres untuk menutup Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI ke-11, yang rencananya akan diselenggarakan pada 24 hingga 27 November 2022 mendatang.
“Sebagai informasi, kami juga sudah diterima oleh Pak Presiden satu bulan lalu. Alhamdulillah, Pak Presiden berkenan membuka acara ini. Kami berharap, Pak Wapres juga berkenan hadir untuk dapat menutup acara kami ini,” ujar Ahmad.
(sof)