Kerajaan Arab Saudi Sampaikan Duka Cita atas Gempa Cianjur
Mahmuda attar hussein
Selasa, 22 November 2022 - 12:30 WIB
Raja Salam sampaikan duka cita atas gempa di Cianjur. (Foto: Istimewa).
Kerajaan Arab Saudi menyampaikan turut berduka cita atas tragedi gempa bumi di Cianjur Jawa barat. Pernyataan ini disampaikan Raja Salman dalam telegramnya.
Musibah gempa yang menimpa Cianjur dan sekitarnya terjadi pada Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB kemarin. Bencana alam tersebut memakan korban jiwa dan ratusan rumah rusak.
"Belasungkawa terdalam dan simpati yang tulus,” bunyi pesan Raja Salman dalam telegram, dilansir Arab News, Selasa (22/11/2022).
Baca Juga: Doa Rasulullah SAW dan Nabi Musa AS Saat Tertimpa Gempa
Pesan itu ditujukannya kepada rakyat Indonesia, khususnya Presiden Joko Widodo dan keluarga korban tewas akibat gempa Cianjur. Raja Salman turut berdoa agar Allah segera memberi kesembuhan pada korban luka.
Pangeran Mohammed bin Salman juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Dia turut simpatik kepada keluarga para korban.
Diketahui, pusat gempa itu berada di dekat kota Cianjur, di pegunungan Jawa Barat, dengan magnitudo 5,6. Wilayah tersebut merupakan pemukiman dengan lebih dari 2,5 juta orang.
Musibah gempa yang menimpa Cianjur dan sekitarnya terjadi pada Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB kemarin. Bencana alam tersebut memakan korban jiwa dan ratusan rumah rusak.
"Belasungkawa terdalam dan simpati yang tulus,” bunyi pesan Raja Salman dalam telegram, dilansir Arab News, Selasa (22/11/2022).
Baca Juga: Doa Rasulullah SAW dan Nabi Musa AS Saat Tertimpa Gempa
Pesan itu ditujukannya kepada rakyat Indonesia, khususnya Presiden Joko Widodo dan keluarga korban tewas akibat gempa Cianjur. Raja Salman turut berdoa agar Allah segera memberi kesembuhan pada korban luka.
Pangeran Mohammed bin Salman juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Dia turut simpatik kepada keluarga para korban.
Diketahui, pusat gempa itu berada di dekat kota Cianjur, di pegunungan Jawa Barat, dengan magnitudo 5,6. Wilayah tersebut merupakan pemukiman dengan lebih dari 2,5 juta orang.