Mantan Pemain Timnas Alih Profesi Budi Daya Ikan Nila
Mahmuda attar hussein
Rabu, 23 November 2022 - 10:00 WIB
Mantan Pemain Timnas Alih Profesi Budi Daya Ikan Nila. (Foto: Istimewa).
Seorang mantan pemain timnas Indonesia alih profesi budi daya ikan. Dia tak mempermasalahkan kondisi tersebut, karena sama-sama mencari berkah Allah SWT.
Adalah Habib Arif Fadhilla yang memutuskan berwirausaha sejak pandemi Covid-19. Sebab saat itu mengharuskan Liga sepak bola di Tanah Air harus vakum.
"Awalnya banyak yang menyayangkan, tapi bagi saya semua itu sama aja, yaitu sama-sama mencari sumber rezeki. Hanya berbeda profesi, tapi semuanya sama, karena yang penting kita mencari berkah," ujar dia dikutip dari kanal YouTube CapCapung, Rabu (23/11/2022).
Keputusan beralih profesi menjadi pembudi daya ikan mendapatkan dukungan dari orangtuanya. Sebab hingga saat ini, dia masih terus belajar mendalami profesi barunya itu.
Baca Juga: Milenial Ini Sukses Raup Jutaan Rupiah dari Budi Daya Ulat Jerman
Di tempat budi dayanya yang berada di Sleman itu, Arif juga turut membudi dayakan jenis ikan lainnya. Di antaranya seperti lele, gurami, dan bawal.
"Modalnya nekat, dalam artian saya tidak tahu apa-apa. Sampai sekarang pun masih terus belajar kepada pembudi daya lainnya," ujarnya.
Adalah Habib Arif Fadhilla yang memutuskan berwirausaha sejak pandemi Covid-19. Sebab saat itu mengharuskan Liga sepak bola di Tanah Air harus vakum.
"Awalnya banyak yang menyayangkan, tapi bagi saya semua itu sama aja, yaitu sama-sama mencari sumber rezeki. Hanya berbeda profesi, tapi semuanya sama, karena yang penting kita mencari berkah," ujar dia dikutip dari kanal YouTube CapCapung, Rabu (23/11/2022).
Keputusan beralih profesi menjadi pembudi daya ikan mendapatkan dukungan dari orangtuanya. Sebab hingga saat ini, dia masih terus belajar mendalami profesi barunya itu.
Baca Juga: Milenial Ini Sukses Raup Jutaan Rupiah dari Budi Daya Ulat Jerman
Di tempat budi dayanya yang berada di Sleman itu, Arif juga turut membudi dayakan jenis ikan lainnya. Di antaranya seperti lele, gurami, dan bawal.
"Modalnya nekat, dalam artian saya tidak tahu apa-apa. Sampai sekarang pun masih terus belajar kepada pembudi daya lainnya," ujarnya.