home global news

Penjualan Turun 11 Persen, HP Bakal PHK 6.000 Karyawan

Rabu, 23 November 2022 - 17:44 WIB
Kantor Pusat HP World di Palto Alto. (Foto: Langit7.id/iStock)
Raksasa teknologi Hewlett Packard (HP) mengumumkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 6.000 karyawannya dalam tiga tahun ke depan. Keputusan ini dilakukan lantaran perusahaan mengalami penurunan penjualan sekitar 11 persen di 2022 bandingkan 2021 pada periode yang sama.

"Perusahaan mengharapkan untuk mengurangi jumlah karyawan global sekitar 4.000-6.000 karyawan. Tindakan ini diharapkan akan selesai pada akhir tahun fiskal 2025," tulis keterangan HP, dilansir dari CNN Business, Rabu (23/11/2022).

Presiden dan CEO HP Enrique Lores dalam sebuah pernyataan mengatakan langkah tersebut merupakan strategi menghadapi masa depan di tengah iklim ekonomi yang memburuk.

Baca Juga:Jelang Resesi 2023, PHK Startup Diprediksi Terus Berlanjut

"Memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dengan lebih baik, mendorong penciptaan nilai jangka panjang dengan mengurangi biaya dan menginvestasikan kembali inisiatif pertumbuhan utama untuk memposisikan bisnis untuk masa depan," kata Enrique.

Keputusan tersebut tentu cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya,HPmerupakan salah satu perusahaan teknologi yang berkembang pesat di dunia.

Kehadiran HP sekaligus menambah deretan perusahaan teknologi yang sebelumnya melakukan phk massal terhadap karyawannya. Kebijakan itu sebelumnya dilakukan oleh Meta, Twitter hingga Amazon. Sementara di Indonesia, GoTo juga memutuskan untuk PHK terhadap 1.300 karyawannya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
perusahaan teknologi phk massal hp hewlett packard
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya