Jokowi Ajak Masyarakat Vaksinasi Booster Kedua dengan IndoVac
Elvin andika
Kamis, 24 November 2022 - 19:23 WIB
Presiden Jokowi menerima vaksinasi Covid-19 penguat kedua di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap ditambah dosis tambahan atau booster. Ajakan tersebut disampaikan Jokowi usai melakukan vaksinasi dosis kedua di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
"Saya tadi baru saja divaksin booster, vaksin penguat. Saya ajak seluruh masyarakat utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat," kata Jokowi dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Jokowi mengatakan vaksinasi booster sangat dibutuhkan guna menjaga kekebalan tubuh sekaligus memutus penularan Covid-19. "Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan (Covid-19) dari orang ke orang. Ini yang paling penting," ujar Presiden.
Baca Juga:Pemerintah Izinkan Pemberian Vaksinasi Booster Kedua Bagi Lansia
Menurut Jokowi, saat ini Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin pertama dan 172 juta dosis vaksin kedua. Sementara vaksin penguat pertama 66 juta dosis, dan 730.000 dosis vaksin penguat kedua.
Jokowi menuturkan bahwa vaksin yang diterimanya kali ini adalah IndoVac buatan dalam negeri. "Vaksin yang dipakai IndoVac, produk 100 persen dalam negeri," ucapnya.
Seperti diketahui, vaksin IndoVac merupakan produksi dalam negeri buatan PT Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine USA. Kapasitas produksi Vaksin IndoVac mencapai sekitar 20 juta dosis di tahun ini, yang diharapkan meningkat menjadi 40 juta dosis di tahun mendatang.
"Saya tadi baru saja divaksin booster, vaksin penguat. Saya ajak seluruh masyarakat utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat," kata Jokowi dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Jokowi mengatakan vaksinasi booster sangat dibutuhkan guna menjaga kekebalan tubuh sekaligus memutus penularan Covid-19. "Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan (Covid-19) dari orang ke orang. Ini yang paling penting," ujar Presiden.
Baca Juga:Pemerintah Izinkan Pemberian Vaksinasi Booster Kedua Bagi Lansia
Menurut Jokowi, saat ini Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin pertama dan 172 juta dosis vaksin kedua. Sementara vaksin penguat pertama 66 juta dosis, dan 730.000 dosis vaksin penguat kedua.
Jokowi menuturkan bahwa vaksin yang diterimanya kali ini adalah IndoVac buatan dalam negeri. "Vaksin yang dipakai IndoVac, produk 100 persen dalam negeri," ucapnya.
Seperti diketahui, vaksin IndoVac merupakan produksi dalam negeri buatan PT Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine USA. Kapasitas produksi Vaksin IndoVac mencapai sekitar 20 juta dosis di tahun ini, yang diharapkan meningkat menjadi 40 juta dosis di tahun mendatang.