BNPB: 318 Warga Meninggal, 73.693 Mengungsi Pascagempa Cianjur
Ummu hani
Sabtu, 26 November 2022 - 21:00 WIB
Foto udara kondisi permukiman warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto: dok. BNPB)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru terkait kondisi pascagempa di Cianjur, Jawa Barat. Terkini, korban meninggal sudah mencapai 318 orang.
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Fajar Setyawan pada Sabtu (26/11/2022), pukul 17.00 WIB.
Tim gabungan berhasil menemukan delapan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Sementara itu, dua warga ditemukan jasadnya teridentifikasi merupakan warga Desa Cijedil yang termasuk dalam korban hilang.
Baca Juga:Tiga Wilayah di Cianjur Krisis Air Bersih Pascagempa
"Dua warga yang ditemukan jasadnya di Warung Sinta pada Jumat (25/11) kemarin merupakan warga Desa Cijedil yang termasuk dalam data orang hilang. Hingga saat ini korban yang dinyatakan masih hilang berkurang menjadi 14 orang," kata Fajar dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, akumulasi korban luka-luka sejak awal kejadian berjumlah 7.729 orang. Korban luka berat 545 orang, sementara luka ringan 7.134 orang.
Korban luka berat yang masih dirawat sebanyak 108 orang. Sementara korban luka ringan sudah tertangani dan kembali ke rumah masing-masing.
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Fajar Setyawan pada Sabtu (26/11/2022), pukul 17.00 WIB.
Tim gabungan berhasil menemukan delapan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Sementara itu, dua warga ditemukan jasadnya teridentifikasi merupakan warga Desa Cijedil yang termasuk dalam korban hilang.
Baca Juga:Tiga Wilayah di Cianjur Krisis Air Bersih Pascagempa
"Dua warga yang ditemukan jasadnya di Warung Sinta pada Jumat (25/11) kemarin merupakan warga Desa Cijedil yang termasuk dalam data orang hilang. Hingga saat ini korban yang dinyatakan masih hilang berkurang menjadi 14 orang," kata Fajar dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, akumulasi korban luka-luka sejak awal kejadian berjumlah 7.729 orang. Korban luka berat 545 orang, sementara luka ringan 7.134 orang.
Korban luka berat yang masih dirawat sebanyak 108 orang. Sementara korban luka ringan sudah tertangani dan kembali ke rumah masing-masing.