Dukung Pemerintah, Grab Kerja Sama dengan UMKM Pengadaan Barang dan Jasa
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 10:29 WIB
Ilustrasi pengadaan barang dan jasa. Foto: Langit7/Istock
Grab Indonesia telah melakukan kerja sama dengan pemerintah dengan mendukung UMKM menjadi penyedia barang/jasa pemerintah, melalui Bela Pengadaan. Kerja sama tersebut telah terjalin sejak tahun lalu dengan maksud mendukung keberlangsungan UMKM di tengah pandemi.
Senior Key Account Manager Grab, Rizky Putri Amalia mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan pemerintah bahkan jauh sebelum adanya Bela Pengadaan. Kerja sama kali ini merupakan bentuk dukungan Grab dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam mendukung sektor UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas dan mendorong mereka agar segera go digital.
“Kami hadir khusus di Bela Pengadaan sejak 2020. Dengan layanan grabfood yang menghadirkan makanan dan minuman siap saji, transportasi dengan grabcar dan grabbike, grab express melayani pengiriman melalui kurir, dan grabmart yang menjadi layanan baru kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari instansi,” ujarnya dalam Virtual Coaching Clinic Bela Pengadaan dan Ekatalog untuk UMKM Penerap SNI, Kamis (19/8).
Baca juga:LKPP dan BSN Beri Kemudahan UKM Jadi Penyedia Barang dan Jasa
Melalui kerja sama tersebut, Grab telah mendapatkan total transaksi sejak Januari-Agustus 2021, hingga hampir Rp893 juta. Dengan transaksi tertinggi dari Jabodetabek sebesar Rp578 juta dan instansi pemerintahan tertinggi yang melakukan transaksi, yakni LKPP dengan nilai sebesar Rp452 juta.
Selain itu, dalam perkembangannya Grab juga menghadirkan inovasi terkait dengan Bela Pengadaan. Di mana untuk memudahkan proses transaksi, pihak Grab menjalin mitra dengan sejumlah Bank BUMN dengan melakukan sosialisasi penggunaan kartu kredit pemeritah di Bela Pengadaan.
Lebih lanjut, pada Oktober tahun lalu, Grab juga telah meluncurkan metode pembayaran dana talangan tanpa adanya management fee. Setidaknya lebih dari 30 satuan kerja Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/PD) yang telah memanfaatkan fitur dana talangan ini.
Senior Key Account Manager Grab, Rizky Putri Amalia mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan pemerintah bahkan jauh sebelum adanya Bela Pengadaan. Kerja sama kali ini merupakan bentuk dukungan Grab dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam mendukung sektor UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas dan mendorong mereka agar segera go digital.
“Kami hadir khusus di Bela Pengadaan sejak 2020. Dengan layanan grabfood yang menghadirkan makanan dan minuman siap saji, transportasi dengan grabcar dan grabbike, grab express melayani pengiriman melalui kurir, dan grabmart yang menjadi layanan baru kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari instansi,” ujarnya dalam Virtual Coaching Clinic Bela Pengadaan dan Ekatalog untuk UMKM Penerap SNI, Kamis (19/8).
Baca juga:LKPP dan BSN Beri Kemudahan UKM Jadi Penyedia Barang dan Jasa
Melalui kerja sama tersebut, Grab telah mendapatkan total transaksi sejak Januari-Agustus 2021, hingga hampir Rp893 juta. Dengan transaksi tertinggi dari Jabodetabek sebesar Rp578 juta dan instansi pemerintahan tertinggi yang melakukan transaksi, yakni LKPP dengan nilai sebesar Rp452 juta.
Selain itu, dalam perkembangannya Grab juga menghadirkan inovasi terkait dengan Bela Pengadaan. Di mana untuk memudahkan proses transaksi, pihak Grab menjalin mitra dengan sejumlah Bank BUMN dengan melakukan sosialisasi penggunaan kartu kredit pemeritah di Bela Pengadaan.
Lebih lanjut, pada Oktober tahun lalu, Grab juga telah meluncurkan metode pembayaran dana talangan tanpa adanya management fee. Setidaknya lebih dari 30 satuan kerja Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/PD) yang telah memanfaatkan fitur dana talangan ini.