Gempa Cianjur
Tim Bakrie Tanggap Gelar Psikososial di Tenda Pengungsian
Andi Muhammad
Ahad, 27 November 2022 - 08:39 WIB
Tim Respon Cepat Bakrie Tanggap Gelar Psikososial di Tenda Pengungsian. Foto: Istimewa.
Tim Respon Cepat Bakrie Tanggap yang diwakili Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Bakrie Amanah, di beberapa titik kejadian membantu penyintas melalui beberapa kegiatan, antara lain menyelenggarakan kegiatan psikososial untuk anak-anak di tenda pengungsian dan pembagian paket kebutuhan anak.
General Manager Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan berharap kepada seluruh insan Bakrie dan juga masyarakat umum untuk sama-sama mengulurkan bantuan terkait bencana yang terjadi di Cianjur.
“Dengan kondisi luasnya sebaran kejadian dan banyaknya korban meninggal juga bangunan tempat tinggal yang rusak parah serta fasilitas publik yang tidak bisa berfungsi, memerlukan perhatian dan bantuan dari banyak pihak. Sampai hari ke-3 pencarian korban oleh Tim SAR gabungan masih dilakukan," ujar Setiadi Ihsan dalam keterangan yang diterima Langit7.id, Ahad (27/11/2022).
Baca Juga:CEO Katama: Konstruksi Ramah Gempa Harus jadi Prioritas
"Sementara itu penyintas juga membutuhkan tempat perlindungan yang representatif,” imbuhnya.
Tim Respon Cepat Bakrie Tanggap juga membagikan kebutuhan peralatan pengungsian, seperti terpal, selimut, kebutuhan bayi, rendang kaleng siap saji, beras, air mineral, dan obat-obatan. Kegiatan lainnya adalah pengecekan layanan kesehatan untuk penyintas di pengungsian.
Ihsan bersyukur, Bakrie Amanah dan Bakrie Tanggap hadir di enam titik lokasi untuk dapat membantu meringankan kesedihan para penyintas. Banyaknya titik lokasi bencana menjadi tantangan tersendiri bagi para donatur dalam mendistribusikan bantuannya.
General Manager Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan berharap kepada seluruh insan Bakrie dan juga masyarakat umum untuk sama-sama mengulurkan bantuan terkait bencana yang terjadi di Cianjur.
“Dengan kondisi luasnya sebaran kejadian dan banyaknya korban meninggal juga bangunan tempat tinggal yang rusak parah serta fasilitas publik yang tidak bisa berfungsi, memerlukan perhatian dan bantuan dari banyak pihak. Sampai hari ke-3 pencarian korban oleh Tim SAR gabungan masih dilakukan," ujar Setiadi Ihsan dalam keterangan yang diterima Langit7.id, Ahad (27/11/2022).
Baca Juga:CEO Katama: Konstruksi Ramah Gempa Harus jadi Prioritas
"Sementara itu penyintas juga membutuhkan tempat perlindungan yang representatif,” imbuhnya.
Tim Respon Cepat Bakrie Tanggap juga membagikan kebutuhan peralatan pengungsian, seperti terpal, selimut, kebutuhan bayi, rendang kaleng siap saji, beras, air mineral, dan obat-obatan. Kegiatan lainnya adalah pengecekan layanan kesehatan untuk penyintas di pengungsian.
Ihsan bersyukur, Bakrie Amanah dan Bakrie Tanggap hadir di enam titik lokasi untuk dapat membantu meringankan kesedihan para penyintas. Banyaknya titik lokasi bencana menjadi tantangan tersendiri bagi para donatur dalam mendistribusikan bantuannya.