Din Syamsuddin Sebut Wasathiyah Islam Solusi Kerusakan Peradaban Manusia
Muhajirin
Senin, 05 Desember 2022 - 07:35 WIB
Din Syamsuddin (paling kiri) dalam International Symposium yang diadakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Ahad (3/12/2022) (foto: istimewa)
Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Din Syamsuddin, menilai, wasathiyah Islam atau jalan tengah Islam merupakan solusi terhadap kerusakan peradaban manusia.
Dia menjelaskan, kerusakan peradaban, baik pada tingkat global maupun nasional banyak negara, merupakan fakta yang sangat memprihatinkan. Dunia menghadapi krisis multidimensional, berupa krisis pangan, energi, dan lingkungan hidup.
“Serta berbagai bentuk ketidakadilan, tindak kekerasan, dan sikap fobia antar kelompok,” kata Din Syamsuddin dalam International Symposium yang diadakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Ahad (3/12/2022).
Baca Juga: Populasi Muslim Meningkat, Din Syamsuddin Ungkap Geliat Dakwah di Barat
Menurut Din, kondisi new normal (normal baru) saat ini belum terwujud usai pandemi Covid-19 melanda dunia sejak 2020 lalu. Itu karena umat manusia masih menghadapi momok berupa perubahan iklim dan pemanasan global yang mengerikan.
Dia menjelaskan, kerusakan peradaban, baik pada tingkat global maupun nasional banyak negara, merupakan fakta yang sangat memprihatinkan. Dunia menghadapi krisis multidimensional, berupa krisis pangan, energi, dan lingkungan hidup.
“Serta berbagai bentuk ketidakadilan, tindak kekerasan, dan sikap fobia antar kelompok,” kata Din Syamsuddin dalam International Symposium yang diadakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Ahad (3/12/2022).
Baca Juga: Populasi Muslim Meningkat, Din Syamsuddin Ungkap Geliat Dakwah di Barat
Menurut Din, kondisi new normal (normal baru) saat ini belum terwujud usai pandemi Covid-19 melanda dunia sejak 2020 lalu. Itu karena umat manusia masih menghadapi momok berupa perubahan iklim dan pemanasan global yang mengerikan.