Pemerintah Dorong Percepatan Transformasi Digital
Hasanah syakim
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:45 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Pemerintah berkomitmen memanfaatkan tingginya potensi ekonomi digital Indonesia, serta bonus demografi yang akan terjadi pada tahun 2030 guna mempercepat pembangunan. Salah satunya percepatan transformasi digital dengan mendorong kualitas dan daya saing SDM.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Meoegiarso menyampaikan pemerintah mendukung transformasi digital di Indonesia, dengan memberikan beberapa program pengembangan talenta digital.
"Seperti Program Siber Kreasi,Digital Talent Scholarship, danDigital Leadership Academy, serta Kartu Prakerja juga terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan 9 juta talenta digital hingga tahun 2030,” kata Susiwijono dalam keterangannya dikutip Selasa (6/12/2022).
Baca juga:Menkominfo Minta Perusahaan Startup Jangan Mudah Berlakukan PHK
Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong kebijakan pendidikan dan pelatihan vokasi guna mempercepat investasi SDM, dalam memenuhi kebutuhan kompetensi yang sejalan perkembangan tren global.
Dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi yang fokus pada SMK, Politeknik, Balai Latihan Kerja.
"Selain untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital, penyiapan SDM yang unggul juga dinilai akan mampu menghadapi tantangan di era revolusi industri saat ini," ungkapnya.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Meoegiarso menyampaikan pemerintah mendukung transformasi digital di Indonesia, dengan memberikan beberapa program pengembangan talenta digital.
"Seperti Program Siber Kreasi,Digital Talent Scholarship, danDigital Leadership Academy, serta Kartu Prakerja juga terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan 9 juta talenta digital hingga tahun 2030,” kata Susiwijono dalam keterangannya dikutip Selasa (6/12/2022).
Baca juga:Menkominfo Minta Perusahaan Startup Jangan Mudah Berlakukan PHK
Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong kebijakan pendidikan dan pelatihan vokasi guna mempercepat investasi SDM, dalam memenuhi kebutuhan kompetensi yang sejalan perkembangan tren global.
Dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi yang fokus pada SMK, Politeknik, Balai Latihan Kerja.
"Selain untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital, penyiapan SDM yang unggul juga dinilai akan mampu menghadapi tantangan di era revolusi industri saat ini," ungkapnya.