LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah berkomitmen memanfaatkan tingginya potensi ekonomi digital Indonesia, serta bonus demografi yang akan terjadi pada tahun 2030 guna mempercepat pembangunan. Salah satunya percepatan
transformasi digital dengan mendorong kualitas dan daya saing SDM.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Meoegiarso menyampaikan pemerintah mendukung transformasi digital di Indonesia, dengan memberikan beberapa program pengembangan talenta digital.
"Seperti Program Siber Kreasi, Digital Talent Scholarship, dan Digital Leadership Academy, serta Kartu Prakerja juga terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan 9 juta talenta digital hingga tahun 2030,” kata Susiwijono dalam keterangannya dikutip Selasa (6/12/2022).
Baca juga: Menkominfo Minta Perusahaan Startup Jangan Mudah Berlakukan PHKTak hanya itu, pemerintah juga mendorong kebijakan pendidikan dan pelatihan vokasi guna mempercepat investasi SDM, dalam memenuhi kebutuhan kompetensi yang sejalan perkembangan tren global.
Dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi yang fokus pada SMK, Politeknik, Balai Latihan Kerja.
"Selain untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital, penyiapan SDM yang unggul juga dinilai akan mampu menghadapi tantangan di era revolusi industri saat ini," ungkapnya.
Lebih Lanjut, Susiwijono mengatakan peningkatan literasi masyarakat secara inklusif menjadi salah satu langkah yang ditempuh pemerintah, untuk mendorong kemampuan masyarakat menangkap peluang di era revolusi industri 5.0 tersebut.
“Oleh karena itu, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial diharapkan dapat meningkatkan literasi informasi masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi," ujarnya.
Dia juga berharap, hal tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kreativitas dan memangkas kesenjangan akses informasi, agar menjadi pembelajaran sepanjang hayat dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Google Bakal PHK 10.000 Karyawan Berkinerja Buruk"Ketersediaan infrastruktur digital sebagai enabler penting dalam peningkatan literasi digital juga tak luput dari fokus pengembangan pemerintah, pembangunan sarana dan prasarana konektivitas digital," tuturnya.
Hal tersebut mulai dari menara BTS, jaringan fiber optic dan data center, satelit multifungsi, hingga rencana pemanfaatan low orbital sattelite dan lainnya untuk menjamin ketersediaan infrastruktur digital yang memadai.
(sof)