Modal Awal Bangun Bisnis, Pahami Pasar sebelum Jual Produk
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 09 Desember 2022 - 08:00 WIB
Modal Awal Bangun Bisnis, Pahami Pasar sebelum Jual Produk. (Foto: Istimewa).
Para pelaku usaha perlu memiliki modal awal membangun bisnis yakni dengan memahami pasar sebelum menentukan produk apa yang akan ditawarkan dan dijual.
Praktisi sekaligus mentor bisnis, Arlianto Kurniawan mengatakan, niat ingin berjualan saja tidak cukup untuk membangun bisnis. Apalagi bila dilakukan hanya karena ikut-ikutan tren.
"Ingin jualan produk saja tidak cukup, tapi juga harus dipikirkan dengan cara apa kita akan berjualan, ditujukan kepada siapa, dan bagaimana caranya?" kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga: Kunci Bisnis Berjalan Lancar: Berbakti Kepada Orangtua
Menurutnya, terdapat banyak cara untuk berjualan produk. Di sinilah pengusaha mesti memikirkan cara dan strategi yang akan digunakannya.
Adapun cara yang bisa dilakukan tersebut mulai dari bergabung dengan komunitas, mengikuti event tertentu, hingga reset jumlah anggota komunitas sebagai target pasar.
"Jadi cari tahu kapan ada agenda gathering komunitas dan berapa banyak anggotanya. Ini yang namanya detail dalam bisnis," katanya.
Praktisi sekaligus mentor bisnis, Arlianto Kurniawan mengatakan, niat ingin berjualan saja tidak cukup untuk membangun bisnis. Apalagi bila dilakukan hanya karena ikut-ikutan tren.
"Ingin jualan produk saja tidak cukup, tapi juga harus dipikirkan dengan cara apa kita akan berjualan, ditujukan kepada siapa, dan bagaimana caranya?" kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga: Kunci Bisnis Berjalan Lancar: Berbakti Kepada Orangtua
Menurutnya, terdapat banyak cara untuk berjualan produk. Di sinilah pengusaha mesti memikirkan cara dan strategi yang akan digunakannya.
Adapun cara yang bisa dilakukan tersebut mulai dari bergabung dengan komunitas, mengikuti event tertentu, hingga reset jumlah anggota komunitas sebagai target pasar.
"Jadi cari tahu kapan ada agenda gathering komunitas dan berapa banyak anggotanya. Ini yang namanya detail dalam bisnis," katanya.