PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 24 Desa di Kaltim dan Kaltara
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 15:14 WIB
ilustrasi petugas PLN. (foto: humas PLN)
PT PLN (Persero) memberikan kado manis bagi masyarakat desa di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) berupa aliran listrik 24 jam untuk 24 desa terpencil. Upaya tersebut, membuat rasio elektrifikasi PLN di Provinsi Kaltim dan Kaltara meningkat menjadi 95,03%.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi, mengatakan dalam hal ini PLN mengeluarkan biaya investasi sebesar Rp47,5 miliar. Hadirnya listrik 24 jam di dua provinsi tersebut diharapkan mendorong produktivitas masyarakat.
"Dengan dinyalakannya 24 desa berlistrik ini, terdapat potensi sambungan pelanggan baru sebanyak 2.378 pelanggan yang tersebar di Kaltim dan Kaltara," kata Agung Murdifi, Jumat (21/8).
Agung menjelaskan bahwa desa berlistrik yang diresmikan kali ini tersebar di 7 kabupaten. Di antaranya 13 desa di Krayan, Kabupaten Nunukan yang terdiri dari Kelompok Desa Terang Baru dan Kelompok Desa Brian Baru serta 1 desa di Kabupaten Tana Tidung yakni Desa Seputuk di Kaltara.
Baca juga:Investasi Rp 20,6 Milliar, PLN Terangi 2.678 Kepala Keluarga di NTT
Selanjutnya di Kaltim terdapat 2 desa di Kabupaten Kutai Timur, yaitu Desa Cipta Graha dan Desa Mukti Lestari; 2 desa di Kabupaten Kutai Barat yaitu Desa Jambu Makmur dan Desa Muara Gusik; 1 desa di Kabupaten Kutai Kartanegara yakni Desa Perian; 4 desa di Kabupaten Paser yaitu Desa Lomu, Desa Riwang, Desa Perapat, dan Desa Sungai Batu; dan 1 desa di Kabupaten Berau yakni Desa Sidobangen, Kelay.
"Kami berkomitmen untuk mewujudkan rasio desa di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara 100 persen di tahun 2022," jelas Agung.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi, mengatakan dalam hal ini PLN mengeluarkan biaya investasi sebesar Rp47,5 miliar. Hadirnya listrik 24 jam di dua provinsi tersebut diharapkan mendorong produktivitas masyarakat.
"Dengan dinyalakannya 24 desa berlistrik ini, terdapat potensi sambungan pelanggan baru sebanyak 2.378 pelanggan yang tersebar di Kaltim dan Kaltara," kata Agung Murdifi, Jumat (21/8).
Agung menjelaskan bahwa desa berlistrik yang diresmikan kali ini tersebar di 7 kabupaten. Di antaranya 13 desa di Krayan, Kabupaten Nunukan yang terdiri dari Kelompok Desa Terang Baru dan Kelompok Desa Brian Baru serta 1 desa di Kabupaten Tana Tidung yakni Desa Seputuk di Kaltara.
Baca juga:Investasi Rp 20,6 Milliar, PLN Terangi 2.678 Kepala Keluarga di NTT
Selanjutnya di Kaltim terdapat 2 desa di Kabupaten Kutai Timur, yaitu Desa Cipta Graha dan Desa Mukti Lestari; 2 desa di Kabupaten Kutai Barat yaitu Desa Jambu Makmur dan Desa Muara Gusik; 1 desa di Kabupaten Kutai Kartanegara yakni Desa Perian; 4 desa di Kabupaten Paser yaitu Desa Lomu, Desa Riwang, Desa Perapat, dan Desa Sungai Batu; dan 1 desa di Kabupaten Berau yakni Desa Sidobangen, Kelay.
"Kami berkomitmen untuk mewujudkan rasio desa di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara 100 persen di tahun 2022," jelas Agung.