Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

FKH Universitas Brawijaya Terjunkan 941 Mahasiswanya Jadi Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

dwi sasongko Selasa, 26 Mei 2026 - 22:17 WIB
FKH Universitas Brawijaya Terjunkan 941 Mahasiswanya Jadi Petugas Pemeriksa Hewan Kurban
LANGIT7.ID-Jakarta; Sebanyak 941 mahasiswa profesi dan sarjana kedokteran hewan resmi diterjunkan sebagai garda terdepan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk Idul Adha 1447 H/2026 M.

Senin (25/05/2026), Universitas Brawijaya (UB) menggelar kegiatan “Pelepasan Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Tahun 2026” yang dilaksanakan di aula lantai 3 Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UB.

Pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dilakukan secara simbolis dengan menghadirkan mahasiswa dan dosen sebagai perwakilan dari petugas. Kegiatan pelepasan dilanjutkan dengan penyerahan jas lab, name tag, stetoskop, serta sebuah pisau.

Ketua pengabdian pemeriksaan hewan kurban FKH UB 2026, drh. Yulinar Risky Karaman, M.Biomed., menyampaikan bahwa peta penugasan mahasiswa tersebar secara masif mulai dari daerah Malang hingga ke berbagai daerah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali. Kehadiran perwakilan dinas daerah Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Mojokerto, Kabupaten Lamongan, hingga Kabupaten Sidoarjo menjadi representasi dari titik sebaran mahasiswa FKH UB yang bertugas sebagai pemeriksa kesehatan hewan kurban.

“Pada tahun ini FKH UB menerjunkan total 941 mahasiswa yang tersebar di Kota Malang sekitar 400 mahasiswa, di Kabupaten Malang 100 mahasiswa, di Kota Batu 300 mahasiswa, di Kota Mojokerto 35 mahasiswa, di Kabupaten Lamongan 5 mahasiswa, dan juga di Kabupaten Sidoarjo 6 mahasiswa. Untuk yang lainnya tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa yang menjalani pendidikan di sana,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, drh. Nuria Ulfah, menyampaikan bahwa populasi ternak Jawa Timur adalah yang terbesar di tingkat nasional sehingga pasokan ke provinsi lain sangat tinggi. Pemotongan hewan kurban idealnya dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH), namun karena kapasitas RPH di Jawa Timur belum mencukupi untuk lonjakan saat Idul Adha, maka pemotongan di luar RPH seperti masjid atau sekolah diizinkan. Di sinilah apresiasi dan dukungan tinggi dari pihak pemerintah membersamai ratusan mahasiswa FKH UB yang bertugas memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban serta memastikan daging yang tersalurkan ke masyarakat dalam kondisi baik dan sehat.

Dekan FKH UB, drh. Dyah Ayu Oktavianie AP., M.Biotech., AP.Vet., menegaskan bahwa mahasiswa sebagai petugas diwajibkan turun lapangan selama tiga minggu, sejak sebelum hari-H hingga hari tasyrik. Selama tiga minggu tersebut, petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan ante mortem (sebelum disembelih) dan post mortem (setelah disembelih) demi menjamin daging yang dihasilkan memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Kegiatan penugasan ini berkaitan erat dengan konsep “Merdeka Belajar” yang beliau sampaikan dalam sambutannya.

“Semoga momentum ini bukan hanya menjadi suatu bentuk ibadah kita, namun juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kita kepada profesi, dan lebih penting lagi, kepada adik-adik mahasiswa ini merupakan salah satu media pembelajaran yang nyata bagi kalian di luar kampus. Jadi, kalau ada istilah Merdeka Belajar, inilah saatnya kalian untuk belajar dari lapangan langsung dan memberikan dampak langsung ke masyarakat,” ungkapnya.

Sejalan dengan drh. Dyah, Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., turut menyampaikan apresiasinya dan mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan kurban merupakan proses belajar di kehidupan nyata atau sebuah living laboratory.

“Saya senang sekali Bu Dekan dan tim menerjunkan mahasiswa dan dosen kita untuk bekerja sama dalam pelaksanaan kurban dengan provinsi, kota, dan kabupaten agar pelaksanaan menjadi lebih baik dan yang menjadi bagian penting juga perguruan tinggi memiliki manfaat langsung kepada masyarakat dan hal ini menjadi living laboratory bagi universitas,” ungkap Prof. Widodo.

Selain kegiatan pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban, terdapat juga talkshow oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UB yang bertajuk “Penguatan Peran Perempuan dalam Menjaga Keamanan Pangan Keluarga melalui Edukasi Penanganan Daging Kurban”.

Ketua DWP UB, Rani Mariana Ulfah Widodo, menyampaikan bahwa talkshow ini sangat relevan sebab perempuan, khususnya seorang ibu, memegang peran strategis dalam menjamin kualitas pangan keluarga, mulai dari proses pemilihan bahan pangan, pengolahan, hingga penyajian makanan yang sehat dan aman untuk keluarga.

“Kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh wawasan baru mengenai penanganan daging kurban yang sehat, higienis, dan bernilai gizi bagi keluarga. Edukasi seperti ini menjadi langkah penting dalam membangun keluarga yang sehat dan masyarakat yang semakin sadar akan ketahanan pangan,” harapnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)