Mahasiswa Universitas Brawijaya menemukan cara unik mengolah limbah whey keju menjadi WHEACOAT, pelapis pangan alami berbasis kitosan. Uji kentang 14 hari menunjukkan formula lemak whey 1,5% mencatat susut bobot hanya 1,81%.
Gempa NTT berdampak pada mahasiswa UB. Universitas Brawijaya memverifikasi puluhan mahasiswa terdampak, termasuk kondisi keluarga, finansial, psikologis, tempat tinggal, hingga kebutuhan bantuan.
UB kirim bantuan medis dan tim respons bencana ke NTT! Ambulans, kendaraan 4x4, obat-obatan hingga logistik dikerahkan untuk membantu layanan kesehatan korban gempa.
Tim Aeronautika Brawijaya tampil gemilang di KRTI 2026! Drone penyelamat mereka meraih full point hanya dalam 55 detik dengan teknologi LiDAR dan optical flow.
FISIP UB siapkan keringanan biaya pendidikan Rp1,75 miliar untuk mahasiswa baru 2026/2027. Cek besaran UKT dan IPI yang mendapat potongan di tiap jenjang.
Mahasiswa difabel UB Athaya Putri Nirwasita raih penghargaan nasional lewat Athaya Arts. Karya seni dan bisnis kreatifnya sukses menginspirasi sekaligus memberdayakan.
Mahasiswa UB tembus riset Prancis! Irfan dan Syafiqa mengembangkan jaringan telekomunikasi tangguh perubahan iklim untuk Palapa Ring Timur Papua lewat riset internasional.
Universitas Brawijaya skrining kesehatan mental 17.000 mahasiswa baru secara serentak. Tes gratis ini jadi langkah UB mendeteksi masalah psikologis sejak dini.
FISIP Universitas Brawijaya mengedukasi praktisi humas tentang pemanfaatan AI yang tetap mengedepankan etika dan empati. Pelatihan ini membahas social media listening, Big Data Analytics, hingga strategi komunikasi berbasis data.
Dosen Fakultas Kedokteran UB mengembangkan Deteko, minuman fungsional berbahan teh hijau dan kopi hijau yang diklaim membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan risiko penyakit jantung.
Mahasiswa HI FISIP Universitas Brawijaya, Raffa Ahmad Ghani El Arif, meraih penghargaan Best Position Paper di Hong Kong Baptist University Model United Nations (HKBUMUN) 2026 berkat riset dan diplomasi terbaik.
Peneliti Universitas Brawijaya bersama BRIN dan mitra internasional menemukan empat spesies baru kumbang di UB Forest. Salah satunya diberi nama Amasa brawijaya sebagai penghormatan bagi UB.