BKKBN Gandeng Wahdah Islamiyah Kerja Sama Penanganan Stunting
Ummu hani
Senin, 12 Desember 2022 - 18:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah menggelar audiensi ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di wakili oleh Ketua Bidang Ketahanan Keluarga Ustadz Ridwan Hamidi dan beberapa pengurus Humas DPP Wahdah Islamiyah.
Audiensi ini dilakukan dalam rangka follow up arahan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terkait Wahdah Islamiyah segera membuat MoU bersama BKKBN untuk melakukan kerja sama utamanya dalam penanganan stunting.
Kunjungan ini disambut baik oleh Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, di Ruang Kantor BKKBN, di Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.
Baca Juga:BKKBN: Hari Anak Sedunia Momentum Perbaiki Generasi Mendatang
“Alhamdullah kita berbahagia hari ini BKKBN kedatangan teman-teman dari Wahdah Islamiyah, yang pertama kali datang kesini dan kami berterima kasih. Tentu banyak sekali yang kita bangun dalam diskusi untuk kemudian nanti bisa kita kerjasama di lapangan," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, diterima Senin (12/12/2022).
"Kita tahu bahwa bagaimana bisa memberikan edukasi di dalam keluarga dan kita ingin menciptakan keluarga yang punya ketahanan yang bagus, ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, keluarga yang maslahah dan ini bisa kita bangun bersama,” imbuhnya.
Menurut Hasto, BKKBN merupakan bagian dari pemerintah yang menjalankan tugas birokrasi termasuk dalam sosialisasi untuk penanganan stunting. BKKBN, kata dia, bagian dari umara yang menjalankam tugas birokrasi. Sementara para ulama mempunyai banyak ilmunya untuk bisa menyampaikan kepada keluarga, sehingga stunting bisa lebih cepat untuk diturunkan dan sukses di dalam sosialisasi dikeluarga.
Audiensi ini dilakukan dalam rangka follow up arahan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terkait Wahdah Islamiyah segera membuat MoU bersama BKKBN untuk melakukan kerja sama utamanya dalam penanganan stunting.
Kunjungan ini disambut baik oleh Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, di Ruang Kantor BKKBN, di Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.
Baca Juga:BKKBN: Hari Anak Sedunia Momentum Perbaiki Generasi Mendatang
“Alhamdullah kita berbahagia hari ini BKKBN kedatangan teman-teman dari Wahdah Islamiyah, yang pertama kali datang kesini dan kami berterima kasih. Tentu banyak sekali yang kita bangun dalam diskusi untuk kemudian nanti bisa kita kerjasama di lapangan," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, diterima Senin (12/12/2022).
"Kita tahu bahwa bagaimana bisa memberikan edukasi di dalam keluarga dan kita ingin menciptakan keluarga yang punya ketahanan yang bagus, ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, keluarga yang maslahah dan ini bisa kita bangun bersama,” imbuhnya.
Menurut Hasto, BKKBN merupakan bagian dari pemerintah yang menjalankan tugas birokrasi termasuk dalam sosialisasi untuk penanganan stunting. BKKBN, kata dia, bagian dari umara yang menjalankam tugas birokrasi. Sementara para ulama mempunyai banyak ilmunya untuk bisa menyampaikan kepada keluarga, sehingga stunting bisa lebih cepat untuk diturunkan dan sukses di dalam sosialisasi dikeluarga.