home global news

Outlook 2023

Lembaga Kemanusiaan Harus Garap Pemberdayaan Jangka Panjang Pascabencana

Sabtu, 17 Desember 2022 - 21:45 WIB
ilustrasi penanganan tanggap darurat bencana (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Tahun 2022 sederet bencana alam kerap terjadi di Indonesia. Mulai dari gempa bumi, erupsi gunung berapi hingga banjir. Berbagai upaya tanggap bencana telah dilakukan.Manajer Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Ahmad Lukman, menuturkan, lembaga kemanusiaan memiliki peran penting dalam menangani korban bencana alam di Indonesia.

Dalam fase darurat, relawan kemanusiaan biasanya melakukan evakuasi terhadap korban, baik korban meninggal maupun yang masih hidup. Para penyintas mendapat perhatian lebih banyak dalam penanganan. Mulai dari bantuan logistik darurat pascabencana.

Selain itu, lembaga kemanusiaan harus memiliki program-program jangka panjang untuk para korban. Lukman mencontohkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.



Baca Juga: Kurangi Risiko Bencana, Ini Upaya Lembaga Kemanusiaan Lakukan Mitigasi



Pemberdayaan ini kita tidak bisa sendiri, kita melibatkan masyarakat. Terutama masyarakat yang membutuhkan. Bekerjasama komunitas setempat. Jadi pemberdayaan itu melibat masyarakat langsung,” kata Lukman kepada Langit7.id,Jumat (16/12/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pemberdayaan masyarakat bencana alam mitigasi bencana bantuan kemanusiaan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya