Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Kurangi Risiko Bencana, Ini Upaya Lembaga Kemanusiaan Lakukan Mitigasi

Muhajirin Sabtu, 17 Desember 2022 - 20:04 WIB
Kurangi Risiko Bencana, Ini Upaya Lembaga Kemanusiaan Lakukan Mitigasi
Pelatihan Jurnalis Siaga Bencana oleh DMC Dompet Dhuafa jadi salah satu upaya mitigasi bencana (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia merupakan tempat bertemunya berbagai lempeng tektonik hingga sabuk vulkanik yang bisa mengakibatkan gempa hingga gunung meletus. Iklim tropis Indonesia juga bisa memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir. Maka mitigasi bencana menjadi sebuah kemestian agar risiko bencana bisa dikurangi.

Manajer Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Ahmad Lukman, mengatakan, lembaga kemanusiaan seperti Dompet Dhuafa sudah aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bencana alam. Mitigasi bencana tersebut penting dilakukan untuk meminimalisir korban saat bencana terjadi.

“Dompet Dhuafa hadir dalam sosialisasi dan mitigasinya ke masyarakat, terutama di rawan bencana. Di daerah rawan bencana kita melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sesuai dengan ancaman bahaya seperti apa,” kata Lukman saat berbincang dengan Langit7.id, Jumat (16/12/2022).

Baca Juga: Kelola Alam dengan Tauhid, Langkah Mitigasi Bencana Islami

Setelah sosialisasi, para relawan juga melakukan simulasi kebencanaan. Upaya itu dilakukan dengan harapan masyarakat selalu siap-siaga terhadap ancaman bencana alam yang bisa kapan saja terjadi.

Sosialisasi dan mitigasi merupakan satu-kesatuan yang tak terpisahkan. Itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, mengurangi risiko bencana, meminimalisir korban terdampak bencana, hingga mengurangi jumlah korban.

“Kita juga mensosialisasi terkait rumah aman bencana alam seperti apa. Misalnya, wilayah rawan bencana sebisa mungkin masyarakat untuk tidak menempati daerah rawan,” ujar Lukman.

Masyarakat juga diberikan edukasi terkait arsitektur rumah yang tahan gempa. Hal ini bisa mencontoh rumah-rumah adat yang ada di Indonesia. Rumah terbuat dari kayu dan didesain sesimetris mungkin, sehingga tidak roboh saat terjadi bencana alam, seperti gempa bumi.

Baca Juga: Mbah Rono: Bangunan yang Membunuh, Bukan Gempa Bumi

“Ketika membangun hunian pun harus mengetahui struktur bangunan yang aman bencana, minimal slop, dan penguatan struktur bangunan. Sehingga ketika terjadi bencana pun, bangunan itu tidak mematikan,” ujar Lukman.

Tahapan saat Terjadi Bencana

Menurut Lukman, ada beberapa tahapan yang dilakukan relawan kemanusiaan saat terjadi gempa alam. Tahapan pertama adalah fase darurat. Pada fase ini, relawan dari Dompet Dhuafa sudah ada di lokasi kejadian 1x-24 jam pascakejadian.

Hal utama yang dilakukan adalah mencari korban bencana, baik yang masih hidup maupun sudah meninggal dunia. Korban meninggal akan dikuburkan secara layak. Sementara, penyintas akan dicarikan lokasi pengungsian yang aman dan nyaman.

“Respons darurat kita ada pencarian korban yang hidup dan meninggal, kemudian mengevakuasi masyarakat, lalu memberikan bantuan darurat,” kata Lukman.

Baca Juga: Pakar Gempa: Upaya Mitigasi Harus Dimulai dari Sekolah

Fase kedua adalah fase recovery (pemulihan). Ada dua bentuk dalam tahapan ini yakni penanganan fisik dan mental korban. Recovery fisik biasa dilakukan dengan membangunkan tenda pengungsian darurat, MCK darurat, hingga mushola darurat.

Dompet Dhuafa juga menurunkan psikolog untuk memulihkan mental korban. Ini penting dilakukan untuk menghilangkan trauma para korban.

"Recovery mental pun kita selalu hadir dengan menurunkan tim psikolog untuk penanganan mental. Rehabilitasi konstruksi juga, pertama pada infrastruktur yang rusak seperti membangun masjid, sekolah, dan sebagainya,” ungkap Lukman.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)