Di antara riuh jutaan lisan di tanah suci, doa menjadi inti paling murni dari sebuah penghambaan. Ia bukan sekadar permohonan, melainkan harta karun spiritual yang menuntut kehadiran hati dan kejernihan pandangan.
Rasulullah mengajarkan umatnya untuk mengucapkan doa saat melihat keindahan langit. Dalam hadits shahih, Rasulullah menganjurkan kita untuk membaca doa berikut ini yang merupakan kutipan dari Surat Ali Imran ayat 191:
Memanjatkan doa sebelum melaksanakan ujian amat disarankan. Tujuannya agar diberi kelancaran dan kemudahan dalam menghadapi ujian, mengingat besok adalah waktu pelaksanaan UTBK-SNBT 2026.
Nabi Ayyub melampaui batas ketabahan manusia saat hartanya ludes dan raga digerogoti penyakit. Sebuah fragmen eskatologis tentang bagaimana syukur dan sabar bertemu di titik nadir penderitaan.
Cara terbaik menyambut bulan Ramadhan, yang penuh rahmat dan ampunan, adalah dengan berdoa. Pendakwah muda Ustaz Irfan Rizki Haas menyarankan untuk membaca doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Pengalaman kesulitan tidur ternyata tidak hanya dialami masyarakat modern, di zaman Rasulullah SAW diriwayatkan seorang sahabat bernama Zain bin Tsabit juga mengalami hal yang sama.
Mendoakan saat anak akan menghadapi ujian semester adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan orang tua. Apalagi doa orang tua termasuk doa yang mudah diijabah.
Bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera bagian utara pada akhir November 2025 menyebabkan kerusakan parah serta ratusan korban jiwa.
Doa bukan sekadar untaian kata. Dalam ajaran Islam, ia menuntut adab: niat yang jernih, hati yang hadir, dan keyakinan penuh kepada Allah Subhanahu wa Taala agar mustajab.
Di antara semua doa, ada satu yang paling sering Rasulullah SAW ucapkan. Bukan doa yang panjang dan rumit, tetapi sederhana dan padat: doa sapu jagat. Doa yang mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat sekaligus.
Sebanyak 136 kali namanya disebut dalam Kitab Suci Al-Quran, terbanyak dibanding nabi-nabi lain. Kisahnya bukan sekadar sejarah, tapi pancaran spiritual yang tetap menyala bagi umat Islam hari ini.
Kebijakan memopulerkan doa ini, dinilai oleh banyak pakar sebagai bertujuan politis, karena dengan doa itu para penguasa Dinasti Umayah melegitimasi kesewenangan pemerintahan mereka, sebagai kehendak Allah.
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu keutamaan luar biasa yang diberikan kepada orang yang berpuasa adalah dijaminnya doa saat berbuka puasa.