LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Susah tidur di malam hari kerap dialami banyak orang, khususnya masyarakat perkotaan. Kesulitan tidur dapat menyebabkan
kantuk di pagi hari dan produktivitas ikut terganggu.
Pengalaman kesulitan tidur ternyata tidak hanya dialami masyarakat modern, di zaman Rasulullah SAW diriwayatkan seorang sahabat bernama
Zaid bin Tsabit juga mengalami hal yang sama.
Baca juga: Alami Susah Tidur? Konsumsi 6 Makanan Ini Akan Membuatmu LelapZain bin Tsabit pernah mengeluh pada Nabi Muhammad SAW bahwa dirinya mengalami
kesulitan tidur.Kisah tersebut tertuang dalam al-Adzkar karya
Imam an-Nawawi (w 676 H). Seperti diketahui, kitab al-Adzkar merujuk kitab yang memuat macam-macam doa dan dzikir.
Dikutip dari laman Kemenag, Kamis (8/1/2026), Imam Nawawi memberi judul riwayat tersebut dengan Bab Doa yang Dibaca Ketika Seseorang Merasa Gelisah Ketika Sudah di Ranjang Namun Tidak Kunjung Tidur.
Sahabat Zaid bin Tsabit berkata, “Aku mengeluh kepada Rasulullah SAW mengenai insomnia yang menyerangku. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, bacalah ini:
اللَّهُمَّ غارَتِ النُّجومُ، وهَدأَتِ العُيونُ، وأنت حَيٌّ قيُّومٌ للا تأْخُذُك سِنةٌ ولا نومٌ، يا حَيُّ يا قيُّومُ، أهْدِئْ لَيْلِي، وأنِمْ عَيني
Allohumma ghoorotin nujuumu wa hadaatil ‘uyuunu, wa anta hayyun qayyumun laa ta’khudzuka sinatun wa laa namun, yaa hayyu ya qayyum ahdi’ layli, wa anim ‘ainiiArtinya: “Ya Allah, bintang gemintang telah merebahkan dirinya, kebanyakan mata telah beristirahat. Sedang Engkau Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Engkau tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur.
Wahai Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), istirahatkanlah malamku, dan pejamkan (tidurkan) mataku.”
Baca juga: Tips Tidur Nyenyak dengan Teknik Pernapasan: Cara Alami Atasi Susah TidurDalam riwayat tersebut, sahabat Zaid bin Tsabit RA bertestimoni bahwa setelah mengucapkan doa tersebut, dia merasakan bahwa Allah SWT telah menghilangkan kegelisahannya dan kesulitan tidurnya hingga akhirnya bisa tidur dengan terlelap.
(est)