LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Malam Nisfu Sya’ban, yang tahun ini jatuh pada Senin, 2 Februari 2026, selalu disambut hangat oleh masyarakat lewat berbagai
amalan ibadah.
Keistimewaan malam ini ditegaskan dalam sebuah hadis yang menyebutkan bahwa Allah SWT akan memberikan pengampunan dosa secara luas.
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْللَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْررِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya: “Dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah akan “muncul” di malam Nisfuu Sya’ban kemudian mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang meninggalkan jamaah (murtad).” (HR Ibnu Majah no 1380)
Baca juga: Kapan Malam Nisfu Sya’ban 1447 H? Ini Jadwal dan Amalan DoanyaMerujuk pada riwayat sahih,
Sya'ban merupakan bulan istimewa di mana seluruh amal perbuatan selama setahun penuh akan diangkat atau dilaporkan kepada Allah SWT. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين
Artinya: “…Pada bulan tersebut amal perbuatan akan diangkat kepada Tuhan semesta alam,…” (HR al-Nasai dan Ahmad).
Dikutip dari laman MUI Jatim, sebagian ulama meyakini secara spesifik, bahwa diangkatnya amal pada Sya”ban tepatnya adalah di malam
Nisfu Sya’ban.
Berbagai keutamaan yang ada menjadikan malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum yang harus dioptimalkan dengan
amal saleh.
Dalam kitab Madza Fi Sya'ban, Sayyid Muhammad ‘Alawi al-Maliki menjelaskan sejumlah ibadah yang dianjurkan di malam Nisfu Sya'ban, yaitu:
Baca juga: Sya’baniyah dan Mitos Malam Nisfu Sya’ban: Menapis Inovasi Ibadah di Bulan Ruwah1. IstighfarMemperbanyak
istighfar atau minta ampun menjadi amalan utama. Terlebih malam Nisfu Sya’ban disebut dalam riwayat Ibnu Majah sebagai malam dibukanya pintu ampunan bagi hamba-hamba-Nya.
2. DzikirSelain istighfar, memperbanyak
dzikir baik sendiri maupun berjamaah juga menjadi amalan yang dianjurkan di malam Nisfu Syaban.
3. Baca Al-Qur'anMemaksimalkan bacaan Al-Qur'an. Dalam tradisi di Indonesia, biasanya malam Nisfu Sya’ban diisi dengan pembacaan surat Yasin sebanyak tiga kali.
4. Memperbanyak Doa di Malam Nisfu Sya’banAmalan malam Nisfu Syaban selanjutnya adalah
memperbanyak doa. Menurut riwayat yang beredar, meski sebenarnya riwayat lemah, bahwa malam Nisfu Sya’ban adalah malam yang mustajab (doa tidak akan tertolak), namun tidak ada salahnya untuk mengamalkannya.
Baca juga: Kapan Nisfu Sya'ban 2026? Intip Data Hilal Terbaru dari LF PBNUSebab dalam riwayat lain yang sahih, umat Islam sangat dianjurkan banyak berdoa kepada Allah SWT.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلا يَقُلْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئْتَ وَلَكِنْ لِيَعْزِمْ الْمَسْأَلَةَ وَلْيُعَظِّمْ الرَّغْبَةَ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَتَعَاظَمُهُ شَيْءٌ أَعْطَاهُ
Artinya: Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika salah seorang dari kalian berdoa maka janganlah sekali-kali dia berkata, ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau kehendaki, ‘ akan tetapi hendaklah ia serius dalam meminta dan harus optimis, karena bagi Allah ‘Azza wa Jalla tidak ada sesuatu yang bagi-Nya merasa kewalahan untuk memberikannya.’” (HR Muslim no 4838)
5. Bershalawat Pada bulan Sya’ban, Allah SWT menurunkan ayat ke-56 surat Al Ahzab yang memerintahkan umat Islam untuk
bershalawat kepada Nabi SAW.
sudah populer bahwa ayat tersebut menjadi perintah bagi muslim untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Demikianlah deretan amalan yang bisa dikerjakan pada malam Nisfu Sya’ban yang penuh kemuliaan. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kemudahan bagi kita untuk mengisi malam istimewa tersebut dengan berbagai ibadah terbaik.
(est)