Melalui Surah Ali Imran ayat 133-134 dan Surah Al-Hadid ayat 21, Allah SWT secara tegas memerintahkan umat Islam untuk saling berpacu mengejar ampunan dan surga-Nya.
Kesalehan ritual sering kali terjebak dalam kreativitas tanpa dasar hukum syariat. Teologi Islam menetapkan syarat ketat berupa ketulusan niat dan kepatuhan metode agar amal tidak berujung penolakan.
Sepuluh hari pertama Zulhijjah bukan sekadar deretan penanggalan, melainkan musim ketaatan yang lebih utama daripada jihad. Di sana, shalat, puasa, dan haji bersatu dalam satu tarikan napas ibadah.
Penyusupan dan pengafiran menjadi senjata kaum Khawarij untuk meruntuhkan Khilafah Ali bin Abi Thalib. Sebuah sejarah kelam di mana ibadah yang kuat tidak dibarengi dengan kedalaman ilmu.
Tawasul dengan amal saleh adalah syariat yang dibenarkan, berbakti kepada orang tua harus diutamakan, meninggalkan zina karena takut kepada Allah adalah tanda keimanan yang tinggi.
Imam al-Baghawi dalam Syarh as-Sunnah, setelah menjelaskan hadis Abu Hurairah tentang enam hak seorang Muslim atas Muslim lainnya, serta hadis al-Barra bin Azib tentang tujuh perkara yang diperintahkan.
Mendapati 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah salah satu nikmat besar dari nikmat-nikmat Allah. Manis dan lezatnya hari-hari ini hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang salih.
Kali ini kita membahas takfir. Menurut Quraish, untuk menutup dosa dengan pekerjaan tertentu, Al-Quran juga menggunakan istilah takfir. Kata ini, terambil dari kata kaffara yang berarti menutup.
Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahaya meminta azab Allah. Pelajari pentingnya amal saleh dan berbagi kebaikan untuk mendapatkan pahala berlipat. Simak penjelasan lengkapnya!
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengungkapkan kunci sukses seorang penguasa menjalankan roda pemerintahan. Kekuasaan harus dibimbing dengan ilmu hikmah dan amal salih