Lamine Yamal Berlutut dan Berdoa Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Momen Haru Jadi Sorotan
nabilSenin, 20 Juli 2026 - 05:54 WIB
Lamine Yamal Berlutut dan Berdoa Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026. (Dok: X/Twitter Fabrizio Romano)
LANGIT7.ID-Jakarta; Lamine Yamal menjadi sorotan dunia setelah terekam berlutut dan berdoa di tengah lapangan sesaat Timnas Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026. Momen emosional tersebut langsung viral di media sosial dan menuai beragam pujian dari para penggemar sepak bola.
Video yang dibagikan jurnalis sepak bola ternama Fabrizio Romano memperlihatkan Yamal mengenakan jersey nomor 19 Spanyol, berlutut di atas rumput dengan kedua tangan disatukan di depan wajah. Aksi itu dilakukan beberapa saat setelah pertandingan final melawan Argentina berakhir.
Banyak penggemar menilai momen tersebut sebagai ungkapan syukur Yamal atas keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Sebagai pemain Muslim, Yamal juga beberapa kali terlihat mengekspresikan rasa syukur dalam momen-momen penting bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol.
Unggahan Fabrizio Romano pada 20 Juli 2026 pun dengan cepat menjadi viral dan dibanjiri komentar dari warganet. Banyak yang memuji kerendahan hati Yamal, sementara yang lain menyebut pemain muda itu sebagai calon bintang terbesar sepak bola dunia setelah penampilannya yang konsisten sepanjang turnamen.
Final Piala Dunia 2026 juga menghadirkan kisah yang menarik perhatian publik. Bertahun-tahun setelah foto masa kecilnya bersama Lionel Messi menjadi viral, Lamine Yamal akhirnya berhadapan langsung dengan sang legenda di partai puncak Piala Dunia. Momen itu menjadi simbol pergantian generasi sekaligus menegaskan lahirnya bintang baru sepak bola Spanyol.
Di usia yang masih sangat muda, Yamal tak hanya membantu Spanyol meraih gelar juara dunia, tetapi juga mencuri perhatian lewat sikapnya setelah pertandingan. Momen berlutut dan berdoa itu menjadi salah satu potret paling berkesan dari perayaan kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.