Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home masjid detail berita

1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026, Ini Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun

esti setiyowati Senin, 15 Juni 2026 - 09:08 WIB
1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026, Ini Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun
1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026, Ini Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang disusun Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Muharram 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Momentum pergantian tahun Hijriah ini menjadi saat yang tepat bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah, memperbanyak ibadah, dan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Pergantian bulan Dzulhijjah menuju Muharram sering dimaknai sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan malam 1 Muharram untuk memperbanyak istighfar, berdoa, membaca Al-Qur'an, dan bermuhasabah atas dosa dan kesalahan yang diperbuat, baik sengaja maupun tidak.

Baca juga: UAH: Muharram Momentum Transformasi Diri Jadi Lebih Baik

Tata Cara Membaca Doa Akhir Tahun

Menurut tradisi yang berkembang di sebagian masyarakat Muslim, doa akhir tahun dibaca pada penghujung bulan Dzulhijjah dengan tata cara sebagai berikut:

1. Dibaca pada akhir waktu Ashar tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah.

2. Dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali. Sebagian ulama dan masyarakat memulai amalan ini dengan membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan doa akhir tahun.

Doa akhir tahun berisi permohonan ampun atas dosa dan kesalahan yang dilakukan selama setahun serta harapan agar amal kebaikan diterima oleh Allah SWT.

Berikut warid akhir tahun yang dibaca sebelum waktu maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

"Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm"

"Artinya: Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

Baca juga: Amalan 10 Muharram untuk Para Suami Bukan Cuma Puasa Asyura

Tata Cara Membaca Doa Awal Tahun 1 Muharram

Sementara itu, doa awal tahun dibaca setelah masuknya tanggal 1 Muharram dengan tata cara:

1. Dibaca setelah melaksanakan shalat Maghrib pada malam 1 Muharram.

2. Dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali. Sebagian kalangan memulai dengan membaca Surah Yasin, kemudian dilanjutkan dengan doa awal tahun.

Isi doa awal tahun pada umumnya berisi permohonan perlindungan dari godaan setan, kekuatan untuk melawan hawa nafsu, serta harapan agar sepanjang tahun dipenuhi amal yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

"Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm"

Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

Baca juga: 4 Keutamaan Muharram, Bulan yang Dimuliakan Allah SWT

Perlu dipahami bahwa membaca doa awal dan akhir tahun bukanlah kewajiban dalam syariat Islam. Amalan ini termasuk tradisi keagamaan yang dilakukan oleh sebagian umat Islam sebagai sarana berdoa dan bermuhasabah.

Terpenting adalah memanfaatkan momentum Tahun Baru Hijriah untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)