Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 16 Juni 2026
home masjid detail berita

Cholil Nafis: Tahun Baru Hijriah Momentum Meneladani Hijrah Rasulullah

esti setiyowati Selasa, 16 Juni 2026 - 16:17 WIB
Cholil Nafis: Tahun Baru Hijriah Momentum Meneladani Hijrah Rasulullah
Ilustrasi hijrah. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis mengajak generasi muda menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.

Kiai Cholil menilai kemajuan teknologi dan media sosial telah membuka akses informasi yang sangat luas bagi kalangan muda. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan dalam menentukan figur yang pantas dijadikan panutan.

Baca juga: Gus Fahrur: Tahun Baru Hijriah Momen Introspeksi Diri Umat Islam

"Anak muda yang sekarang banjir informasi, jangan lupa teladannya adalah Rasulullah,” ujar Kiai Cholil Nafis di laman resmi MUI, Selasa (16/6/2026).

Cholil menambahkan, banyak figur publik yang saat ini menjadi perhatian generasi muda, mulai dari tokoh hiburan hingga karakter populer. Namun, ia menekankan bahwa sosok yang layak dijadikan panutan tetaplah Rasulullah SAW karena nilai-nilai yang diajarkan bersifat universal dan relevan sepanjang zaman.

“Teladan kita dan uswah kita adalah Rasulullah,” katanya.

Momentum Tahun Baru Hijriah, kata Kiai Cholil, dapat dimanfaatkan untuk merefleksikan semangat hijrah Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Peristiwa hijrah mengajarkan pentingnya keteguhan dalam memegang prinsip keimanan meski harus menghadapi berbagai rintangan dan pengorbanan.

“Hijrah ini menjadikan momentum bagaimana semangat Rasulullah melewati tantangan dan rintangan tetap berpegang teguh pada karakter keimanan itu,” ujarnya.

Meski demikian, Cholil menegaskan bahwa generasi muda tetap harus terbuka terhadap perkembangan zaman. Kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan kemajuan teknologi perlu terus dikembangkan, tetapi harus tetap berlandaskan pada nilai-nilai keimanan dan akhlak.

Baca juga: Tahun Baru Hijriah, UBN: Hijrahlah dari Rasa Malas Atas Nama WFH

“Anak muda boleh sekarang berkreasi, tapi harus berpijak pada keimanan itu,” katanya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk memiliki keberanian dalam mempertahankan keyakinan dan prinsip yang diyakini kebenarannya. Semangat berkorban demi mempertahankan nilai dan kebenaran, menurutnya, merupakan salah satu pelajaran penting dari perjalanan hijrah Rasulullah SAW.

“Dan mau kita ini berkorban apa pun demi sebuah keyakinan yang kita anggap benar dan kita yakini benar itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cholil menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi tanggung jawab bersama.

“Anak muda harapan kita di masa yang akan datang, karena dengan anak muda yang sekarang itu adalah semuanya penentuan nasib bangsa kita di masa yang akan datang,” pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 16 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)