LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua PBNU Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi menilai bahwa
tahun baru Islam 1444 Hijriah bisa menjadi momen introspeksi diri bagi umat Islam.
Gus Fahrur, sapaan akrabnya, mengatakan momen introspeksi ini juga sebagai bagian dalam memaknai peristiwa
hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.
“Tahun baru hijriah bagi saya adalah momen untuk introspeksi dan berbenah diri, melihat kesalahan masa lalu dan bertaubat,” ungkap dia dilansir
NU Online, Ahad (31/7/2022).
Pengasuh Pesantren Annur 1 Bululawang, Malang, Jawa Timur itu menambahkan, sebagai suri teladan, sudah sepatutnya umat mencontoh Rasulullah dalam semangat juangnya ketika berdakwah. Apalagi, Rasulullah juga mengalami kesulitan dan cobaan saat perjalanan hijrahnya dari Makkah ke Madinah.
Baca Juga: Tahun Baru Islam jadi Momentum Penguatan Tata Kelola Manajemen Zakat“Kita perlu untuk meneladani Nabi Muhammad yang mampu bertahan meski menghadapi berbagai rintangan dan cobaan,” tambahnya.
Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah lantaran kezaliman yang dilakukan penduduk Makkah. Bahkan kaum kafir Quraisy yang melakukan perlawanan besar-besaran berniat untuk membunuh Rasulullah demi menghentikan dakwahnya.
Rasulullah yang diperintahkan Allah untuk hijrah mengajak para sahabatnya untuk melakukan perjalanan dengan sembunyi-sembunyi. Perjalanan ke Madinah juga sekaligus menjadi era baru dalam perjalanan dakwah Islam.
Alasan Madinah menjadi tujuan hijrah karena memiliki beberapa keutamaan. Di antaranya seperti penduduknya yang ramah dan berpengalaman dalam berperang, serta lokasinya yang strategis untuk menjaga dakwah Islam.
(bal)