LANGIT.ID, Jakarta - Umat manusia bisa memanfaatkan
sumber daya alam (SDA) di bumi. Namun, pengelolaannya mesti dilakukan dengan tauhid sebagai upaya mitigasi bencana secara Islami.
Mengelola sumber daya alam dengan tauhid artinya tidak serakah dan tamak dengan hasil bumi. Tapi memperhatikan kondisi
lingkungan dan berbagi kebermanfaatan dengan orang lain yang membutuhkannya.
Setidaknya ada 5 langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola sumber daya alam. Mengutip laman
Muhammadiyah, berikut penjelasannya:
1. TauhidAnggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Saptoni menjelaskan, tauhid artinya menjalin hubungan erat antara sang Pencipta, manusia, dan alam.
"Sehingga menjaga alam dengan tauhid adalah bagian dari kewajiban agama," jelasnya, dikutip Rabu (7/12/2022).
2. AdilAlam tidak diciptakan Allah untuk seorang manusia saja, melainkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh manusia di muka bumi. Sehingga pemanfaatan sumber daya alam mesti dilakukan secara adil.
"Pemanfaatan SDA harus mengacu pada kepentingan umum dan mengutamakan kemaslahatan umum. Artinya, semua orang punya hak dan kewajiban yang seimbang.
"Selain memanfaatkan juga kewajiban untuk menjaga alam,” jelas dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini.
3. SyukurSifat tamak manusia dalam pemanfaatan SDA bisa muncul karena kurangnya rasa syukur. Padahal, Allah telah mencukupkan setiap rezeki untuk hamba-Nya.
"Alam sebagai karunia harus digunakan secara proporsional. Sehingga menjadi nikmat yang tidak menghasilkan bencana," jelasnya.
4. SeimbangMenjaga dan mengembangkan potensi SDA adalah kewajiban. Namun semuanya harus dilakukan secara seimbang.
Artinya, manusia mesti menghindari pemborosan dan mengedepankan efisiensi. Juga melakukan perhitungan terkait manajemen risikonya.
5. PeduliUmat Islam tidak hanya diperintahkan untuk peduli kepada sesamanya saja, tapi juga kepada alam. Termasuk menggunakan kasih sayang saat mengelola hewan ternak, kebun.
"Peduli di sini artinya, peduli terhadap sesama, kelestarian alam, dan ekosistem. Semuanya bisa dilakukan dengan melibatkan semua komponen masyarakat, sehingga bisa menciptakan kebaikan bersama," tambahnya.
(bal)