LANGIT7.ID-, Aceh -
Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap pertama sudah mulai diberikan kepada warga
Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir dan longsor. Penyaluran bantuan diberikan melalui transfer rekening kepala keluarga penerima, yang berlangsung di kantor kepala daerah setempat pada Rabu (28/1).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan DTH tahap pertama kepada total 86 kepala keluarga di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Para penerima manfaat ini di antaranya 45 kepala keluarga (KK) dari wilayah Kecamatan Kejuruan Muda, 26 KK dari Kecamatan Bendahara dan 15 KK dari Kecamatan Banda Mulia.
Penyaluran DTH ke masyakarat dilakukan secara bertahap dan diperuntukkan selama tiga bulan. Untuk DTH tahap pertama misalnya, diperuntukan selama tiga bulan yakni Januari hingga Maret nanti.
"Para keluarga menerima transfer DTH dari bank yang telah ditunjuk BNPB. Pelaksanaan penyaluran dipantau secara langsung dari pihak BPBD, kecamatan dan desa asal para warga terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dikutip dari keterangan tertulis yang disampaikan Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian Bagi Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya, Rp600 Ribu Per BulanSetelah DTH tahap pertama, akan ada DTH tahap kedua yang saat ini masih dalam proses persiapan untuk penyaluran.
"Tahap kedua, sebanyak 173 KK telah ditetapkan oleh surat Keputusan Bupati Aceh Tamiang. Transfer DTH ini akan dilakukan secara bertahap," tambah Muhari.
Bantuan DTH diberikan kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat akibat bansor yang melanda kawasan itu pada akhir November 2025 lalu. Warga terdampak mendapatkan pilihan bantuan, berupa DTH atau pun hunian sementara (huntara).
Data BNPB per 26 Januari 2026, kebutuhan huntara berjumlah 2.646 unit. Dari jumlah tersebut, 1.000 unit telah selesai dibangun, sedangkan total penerima DTH tahap 1 dan 2 sebanyak 259 KK. Sebanyak 11 KK masih menunggu proses validasi pembuatan rekening, sehingga total penerima DTH sebanyak 270 KK.
(lsi)