Pemilu 2024
Wapres Minta Parpol Tak Lolos Pemilu Terima dengan Lapang Dada
Andi Muhammad
Jum'at, 23 Desember 2022 - 23:05 WIB
Wakil Presiden K.H. Maruf Amin. (Foto: BPMI Setwapres)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepada partai politik (parpol) yang tidak lolos verifikasi faktual (verfak) sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, untuk tidak menyalahkan pihak-pihak tertentu. Pernyataan tersebut menanggapi kritikan parpol tak lolos Pemilu 2024 kepada pemerintah.
Menurut Ma'ruf Amin, partai yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024 sudah memiliki takdir. Parpol pun harus menerima dengan lapang dada karena tidak melengkapi persyaratan verifikasi dengan baik.
"Kalau tidak lolos berarti memang tidak didukung oleh cukup (persyaratan). Jadi, tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, karena sudah garis tangannya begitu, garis tangan namanya itu," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya di Nusa Dua Bali, Jumat (23/12/2022).
Baca Juga:KPU Beri Kesempatan Partai Ummat Perbaiki Syarat Keanggotaan di NTT dan Sulut
Wapres menuturkan, Indonesia melalui pemilu telah berkali-kali memilih pemimpin. Oleh karena itu, kontestasi politik harus berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.
"Kita kan sudah melalukan pemilu, pilpres, pileg, ini kan bukan satu kali, sudah beberapa kali, sudah ada aturan mainnya. Seharusnya kita ya berjalan di atas aturan," ujar Ma'ruf Amin.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) menyatakan Partai Ummat menjadi satu-satunya partai yang tak lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Partai besutan Amien Rais itu dianggap tak memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2024, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut Ma'ruf Amin, partai yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024 sudah memiliki takdir. Parpol pun harus menerima dengan lapang dada karena tidak melengkapi persyaratan verifikasi dengan baik.
"Kalau tidak lolos berarti memang tidak didukung oleh cukup (persyaratan). Jadi, tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, karena sudah garis tangannya begitu, garis tangan namanya itu," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya di Nusa Dua Bali, Jumat (23/12/2022).
Baca Juga:KPU Beri Kesempatan Partai Ummat Perbaiki Syarat Keanggotaan di NTT dan Sulut
Wapres menuturkan, Indonesia melalui pemilu telah berkali-kali memilih pemimpin. Oleh karena itu, kontestasi politik harus berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.
"Kita kan sudah melalukan pemilu, pilpres, pileg, ini kan bukan satu kali, sudah beberapa kali, sudah ada aturan mainnya. Seharusnya kita ya berjalan di atas aturan," ujar Ma'ruf Amin.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) menyatakan Partai Ummat menjadi satu-satunya partai yang tak lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Partai besutan Amien Rais itu dianggap tak memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2024, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara (Sulut).