Kunjungan ke Desa Wisata dan Konservasi Minang Rua Meningkat di Momen Nataru
Hasanah syakim
Ahad, 25 Desember 2022 - 22:13 WIB
Papan peringatan di Desa Wisata dan Konservasi Minang Rua (foto: istimewa)
Kunjungan wisatawan ke Desa Wisata dan Konservasi Minang Rua mengalami peningkatan di momen libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Saiman Alex Candra menuturkan peningkatan kunjungan wisatawan ini terjadi seiring dengan kasus Covid-19 di Tanah Air mulai melandai.
"Kami sudah cek kemarin bahwa berdasarkan tiket masuk di loket, sejauh ini kunjungan wisatawan dapat mencapai lebih dari 100 pengunjung per harinya. Terlebih momen Nataru ini di waktu weekend," kata Saiman kepada Langit7.id Ahad (25/12/2022).
Baca juga:Kemenhub Catat 3.9 Juta Penumpang Gunakan Angkutan Umum Saat Libur Nataru
Saiman memperkirakan bahwa puncak liburan terjadi pada malam tahun baru. Menurutnya, kunjungan wisatawan di malam itu diperkirakan mencapai 1.000 wisatawan per hari.
"Kami memperkirakan puncak liburan terjadi di malam tahun baru, karena semua penginapan-penginapanppp sudah terisi penuh dan momennya juga pas di hari Ahad," ungkap Saiman.
Selanjutnya, dalam hal antisipasi pihaknya juga mempersiapkan keamanan serta kenyamanan bagi wisatawan. Selain itu, pihaknya juga menjaga lahan pantai dari kiriman sampah yang berasal dari laut akibat gelombang laut yang tinggi.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Saiman Alex Candra menuturkan peningkatan kunjungan wisatawan ini terjadi seiring dengan kasus Covid-19 di Tanah Air mulai melandai.
"Kami sudah cek kemarin bahwa berdasarkan tiket masuk di loket, sejauh ini kunjungan wisatawan dapat mencapai lebih dari 100 pengunjung per harinya. Terlebih momen Nataru ini di waktu weekend," kata Saiman kepada Langit7.id Ahad (25/12/2022).
Baca juga:Kemenhub Catat 3.9 Juta Penumpang Gunakan Angkutan Umum Saat Libur Nataru
Saiman memperkirakan bahwa puncak liburan terjadi pada malam tahun baru. Menurutnya, kunjungan wisatawan di malam itu diperkirakan mencapai 1.000 wisatawan per hari.
"Kami memperkirakan puncak liburan terjadi di malam tahun baru, karena semua penginapan-penginapanppp sudah terisi penuh dan momennya juga pas di hari Ahad," ungkap Saiman.
Selanjutnya, dalam hal antisipasi pihaknya juga mempersiapkan keamanan serta kenyamanan bagi wisatawan. Selain itu, pihaknya juga menjaga lahan pantai dari kiriman sampah yang berasal dari laut akibat gelombang laut yang tinggi.