home masjid

Bangun Masjid di Lokasi Bencana, BMH: Kebutuhan Hakiki untuk Penyintas

Sabtu, 31 Desember 2022 - 18:05 WIB
Masjid Darurat Ash-Shofa yang didirikan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) untuk penyintas gempa Cianjur, Jawa Barat (Dok BMH)
Baitul Maal Hidayatullah (BMH) aktif mendirikan sejumlah Masjid Darurat di berbagai lokasi pengungsian para penyintas bencana. Terbaru, BMH mendirikan Masjid Darurat di Kampung Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Cugenang, Cianjur. Pembangunan serupa juga dilakukan saat terjadi gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat, Palu Sulawesi Tengah, hingga Mamuju Sulawesi Barat.

Direktur BMH, Supendi MM, mengungkapkan, masjid merupakan tempat kembali para korban bencana alam. Masjid memenuhi kebutuhan jiwa dan spiritual para penyintas bencana untuk menghadapi realitas dengan keimanan yang kuat.

“(Masjid Darurat) merupakan langkah penting agar masyarakat secara kebutuhan jiwa dan spiritual tetap dapat terlaksana dengan baik, sehingga mereka bisa menghadapi realitas atau trauma dengan nilai-nilai keyakinan yang kuat,” kata Supendi kepada Langit7, Sabtu (31/12/2022).



Baca Juga: AQL Bangun Masjid Darurat, Penyintas Gempa Cianjur Bisa Sujud dengan Tenang



Supendi menjelaskan, pembangunan masjid darurat merupakan kebutuhan utama dan pertama bagi seluruh warga penyintas bencana alam. Sebab, secara psikologis, saat seseorang mendapati keadaan yang tidak diinginkan itu pasti menolak, menggugat, bahkan ada yang tidak mau menerima.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya